Satori Sebut Semua Anggota Komisi XI DPR Terima Dana CSR BI, Ketua KPK: Harus ada Fakta dan Bukti

AKURAT BANTEN - Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Satori, membuat pernyataan mengejutkan bahwa semua anggota Komisi XI DPR menerima dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI).
Pernyataan ini langsung mengundang respons dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, yang menegaskan bahwa kebenaran klaim tersebut akan diuji melalui proses hukum dan pemeriksaan.
Baca Juga: Putusan MK Hapus Presidential Threshold, Begini Tanggapan Pemerintah dan DPR
"Yang disampaikan itu pendapat. Segala sesuatu dalam konteks ini akan dibuktikan melalui hasil pemeriksaan. Kalau ada yang menyatakan seperti itu, ya boleh saja, tetapi kami berpegang pada fakta dan bukti," ujar Setyo kepada wartawan, Sabtu (4/1/2025).
Setyo menjelaskan bahwa penyidik KPK bekerja berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan, termasuk keterangan saksi dan dokumen pendukung lainnya.
Ia menekankan pentingnya tidak tergesa-gesa menarik kesimpulan sebelum pemeriksaan selesai.
"Hasil pemeriksaan akan menjadi pedoman. Apa yang ditemukan penyidik harus didukung oleh fakta-fakta konkret," tegasnya.
Ketika ditanya mengenai dugaan keberadaan yayasan fiktif yang terlibat dalam kasus penyelewengan dana CSR BI, Setyo menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam proses pendalaman.
Baca Juga: Lima Perusahaan Ditetapkan Terlibat dalam Korupsi Timah oleh Kejaksaan Agung
"Kami belum bisa memastikan soal yayasan fiktif. Pemeriksaan baru melibatkan beberapa pihak. Nanti, seiring pemeriksaan yang lebih rinci, semua akan menjadi jelas," kata dia.
asus dugaan korupsi penyaluran dana CSR BI ini telah menjadi perhatian publik karena melibatkan institusi besar dan anggota parlemen. Setyo memastikan KPK akan terus bekerja secara profesional dan transparan.
"Kami berkomitmen untuk mengungkap fakta apa pun, tanpa memandang siapa yang terlibat," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal









