Banten

Mac Allister Belum Rela Lionel Messi Tinggalkan Argentina, Ada Harapan La Pulga Bakal Comeback?

Aullia Rachma Puteri | 6 November 2026, 22:14 WIB
Mac Allister Belum Rela Lionel Messi Tinggalkan Argentina, Ada Harapan La Pulga Bakal Comeback?
Lionel Messi dengan jersy terakhir yang dipakainya bersama Timnas Argentina. - AFP/Odd ANDERSEN

AKURAT BANTEN - Keputusan Lionel Messi mengakhiri perjalanan bersama Timnas Argentina ternyata masih menyisakan perasaan kehilangan bagi rekan-rekan setimnya.

Salah satu yang belum sepenuhnya bisa menerima kenyataan tersebut adalah gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister.

Bagi Mac Allister, sosok Messi bukan sekadar kapten dan pemain terbaik yang pernah dimiliki Argentina.

Kehadiran La Pulga telah menjadi bagian penting dari perjalanan panjang generasi pemain yang berhasil mengembalikan kejayaan sepak bola Argentina di panggung internasional.

Baca Juga: Erling Haaland Jadi Mimpi Buruk Leipzig! Cetak 13 Gol dalam 9 Laga, Man City Pulang dengan Kemenangan Dramatis

Dalam wawancara bersama Los Edul, Mac Allister mengaku masih kesulitan membayangkan Timnas Argentina tanpa kehadiran pemain berusia 39 tahun tersebut.

Ia bahkan mengibaratkan situasi ini seperti ketika Argentina berhasil menjuarai Piala Dunia. Menurutnya, ada sejumlah momen besar yang membutuhkan waktu untuk benar-benar dipahami.

"Sama seperti ketika kami memenangi Piala Dunia, masih ada beberapa hal besar yang sulit kami pahami sepenuhnya. Saya rasa kami masih belum benar-benar menyadari bahwa Leo tidak akan bersama kami lagi," ujar Mac Allister.

Meski memahami keputusan yang diambil Messi, gelandang Liverpool itu rupanya masih menyimpan harapan bahwa sang megabintang suatu saat bisa kembali mengenakan seragam Albiceleste.

Baca Juga: David Beckham Didukung Ambil Alih Manchester United, Paul Scholes Siap Sambut Perubahan di Old Trafford

"Tentu saja, saya memahami semua yang terjadi, keputusan yang diambilnya, dan segala hal di sekitarnya. Namun, entahlah, saya masih merasa ada sedikit pintu yang terbuka baginya untuk kembali pada suatu saat nanti," lanjutnya.

Mac Allister juga mengaku terkesan dengan kondisi fisik Messi yang masih mampu bersaing di level tertinggi. Namun, ia tetap menghormati keputusan sang kapten untuk mengakhiri perjalanan internasionalnya.

Perpisahan Setelah 21 Tahun Pengabdian

Messi mengucapkan perpisahan kepada Timnas Argentina dalam pertandingan persahabatan melawan Benin pada 6 Oktober 2026 di Stadion Monumental, Buenos Aires.

Momen tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan internasional selama 21 tahun yang dipenuhi berbagai pencapaian luar biasa.

Baca Juga: Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan

Messi menutup kariernya bersama Argentina dengan 208 penampilan, 126 gol, dan 69 assist. Ia menjadi pemain dengan jumlah penampilan, gol, serta assist terbanyak sepanjang sejarah tim nasional tersebut.

Perjalanan Messi bersama Argentina tidak selalu berjalan mulus. Ia sempat mengalami kekecewaan setelah kalah dalam final Copa America 2007, 2015, dan 2016, serta final Piala Dunia 2014.

Bahkan, Messi pernah mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional pada 2016 setelah kembali gagal meraih gelar Copa America. Namun, keputusan tersebut akhirnya berubah dan ia kembali memperkuat Argentina.

Kembalinya Messi menjadi awal dari periode paling gemilang dalam sejarah sepak bola Argentina modern. Ia berhasil mempersembahkan Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024.

Baca Juga: Sempat Tertinggal 0-2, MU Bangkit dan Hantam Roma! Ini Sinyal Kuat Ruang Ganti Masih Dukung Carrick

Keberhasilan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Argentina untuk kembali meraih trofi bergengsi bersama generasi Messi.

Warisan Besar untuk Generasi Berikutnya

Kepergian Messi tentu meninggalkan pekerjaan rumah bagi pelatih Lionel Scaloni. Argentina kini harus mulai membangun identitas permainan tanpa sosok yang selama bertahun-tahun menjadi pusat kreativitas sekaligus pemimpin tim.

Meski demikian, Argentina masih memiliki sejumlah pemain berkualitas, termasuk Mac Allister yang menjadi bagian penting lini tengah. Generasi baru diharapkan mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun bersama Messi.

Sementara itu, Messi masih melanjutkan karier profesionalnya bersama Inter Miami di Major League Soccer (MLS).

Baca Juga: Langkah Menyentuh Klub Milik Cristiano Ronaldo untuk Keluarga Jesus de Miguel

Harapan Mac Allister mungkin belum tentu menjadi kenyataan. Namun, satu hal yang sudah pasti, pengaruh Messi terhadap sepak bola Argentina tidak akan hilang begitu saja.

Setelah lebih dari dua dekade mengabdi, La Pulga meninggalkan warisan yang jauh melampaui statistik dan koleksi trofi. Ia telah mengubah sejarah sepak bola negaranya dan menjadi inspirasi bagi generasi pemain berikutnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.