Juventus Kalah dari Sassuolo, Masa Depan Luciano Spalletti Dipertanyakan? Bos Bianconeri Langsung Buka Suara
AKURAT BANTEN - Juventus belum sepenuhnya menemukan konsistensi di awal Serie A 2026/2027. Kekalahan dramatis dari Sassuolo membuat performa Bianconeri kembali menjadi sorotan.
Namun, di tengah hasil yang belum memuaskan, manajemen klub justru menegaskan kepercayaan penuh kepada pelatih Luciano Spalletti.
Direktur Olahraga Juventus, Frederic Massara, meminta semua pihak bersabar dan memberikan waktu kepada Spalletti untuk membangun tim.
Menurutnya, proses pembentukan skuad baru membutuhkan penilaian yang tenang, bukan keputusan terburu-buru setelah satu hasil pertandingan.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Bisa Makin Tajir dari Media Sosial, Liga Arab Saudi Bikin Gebrakan Streaming
Juventus Tersandung di Markas Sassuolo
Juventus menelan kekalahan 2-3 dari Sassuolo pada pekan Serie A 2026/2027 di Mapei Stadium, Senin (14/9/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menjadi kekalahan perdana Bianconeri di kompetisi liga musim ini.
Pertandingan berjalan dramatis. Juventus dua kali menyamakan kedudukan melalui Edon Zhegrova. Namun, Sassuolo akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Vasilije Adzic pada menit ke-94.
Menariknya, Adzic merupakan pemain yang berstatus pinjaman dari Juventus. Gol tersebut membuat Sassuolo mengamankan tiga poin sekaligus memberikan pukulan bagi klub pemilik sang pemain.
Kekalahan itu membuat performa Juventus dipertanyakan. Apalagi, klub sedang berusaha membangun fondasi baru bersama Spalletti. Situasi tersebut kemudian memunculkan spekulasi mengenai masa depan pelatih asal Italia itu.
Baca Juga: Mbappe, Vinicius, dan Konate Bikin Heboh Spanyol: Kaus Solidaritas Ceuta Malah Picu Polemik Politik
Massara Tegaskan Kepercayaan kepada Spalletti
Di tengah rumor yang berkembang, Frederic Massara memberikan pernyataan yang menegaskan posisi klub.
"Semua yang mengenakan seragam Juventus punya kewajiban untuk tidak menganggap remeh satu poin pun yang hilang. Namun, kami juga memiliki kewajiban untuk melakukan penilaian dengan tenang," ujar Massara, seperti dikutip dari Football Italia.
"Dan penilaian itu berawal dari satu kepastian: tim ini berada di tangan yang sangat baik. Klub memiliki kepercayaan penuh terhadap kemampuan pelatih dan juga tim ini sendiri."
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Juventus tidak ingin menjadikan satu kekalahan sebagai dasar untuk mengubah arah proyek tim. Massara justru menekankan pentingnya evaluasi secara menyeluruh.
Baca Juga: Arsenal Hajar Ipswich 4-2, 5 Pemain Ini Jadi Sorotan: Bocah 16 Tahun Curi Perhatian!
Spalletti Punya Catatan yang Menjanjikan
Luciano Spalletti bukan sosok baru dalam sepak bola Italia. Sebelum menangani Juventus, ia pernah melatih sejumlah klub besar, termasuk AS Roma, Inter Milan, dan Napoli.
Prestasi paling menonjol dalam karier klubnya datang bersama Napoli. Spalletti membawa Partenopei meraih gelar Serie A musim 2022/2023, mengakhiri penantian panjang klub tersebut untuk kembali menjadi juara Italia.
Ia juga pernah menangani Timnas Italia sebelum melanjutkan karier di Juventus. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa manajemen Bianconeri tetap memberikan kepercayaan kepadanya.
Meski demikian, Juventus tetap membutuhkan hasil positif untuk menjaga momentum musim ini. Dukungan manajemen tidak otomatis menghapus tuntutan terhadap performa tim.
Pesta Gol di Liga Europa Jadi Jawaban
Juventus kemudian memberikan respons positif di pertandingan Eropa. Bianconeri menghancurkan NEC Nijmegen dengan skor 5-0 pada matchday pertama Liga Europa 2026/2027 di Allianz Stadium, Jumat (18/9/2026) dini hari WIB.
Kemenangan besar tersebut menjadi jawaban langsung setelah kekalahan dari Sassuolo. Juventus tampil agresif sejak awal dan mampu menjaga gawang tetap bersih.
Spalletti juga memberikan perhatian khusus kepada Kamil Grabara. Kiper asal Polandia itu menjalani debut bersama Juventus dan tampil solid di bawah mistar.
Kemenangan ini belum menjadi bukti bahwa seluruh persoalan Juventus telah selesai. Namun, hasil tersebut memberikan momentum penting bagi Spalletti untuk terus membangun tim.
Baca Juga: MU Mulai Lirik Antonio Conte, Michael Carrick Terancam Dipecat Usai Start Buruk?
Dengan dukungan penuh dari manajemen, Luciano Spalletti kini memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa kepercayaan Juventus kepadanya bukan keputusan yang keliru.
Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi Bianconeri di Serie A sekaligus melanjutkan perjalanan positif di kompetisi Eropa.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 2Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 3Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 4Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 5Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 6Truk Air Bantuan Ditahan di Pintu Tol Janger, Kabid BPBD: Kami Pikirkan Keselamatan Pengendara, tapi Balasannya Begini
- 7Saiful Milah Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang yang Baru
- 8KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf
- 9Mikel Arteta Disebut Mulai Jadi “Ferguson” di Premier League, Responsnya Bikin Penasaran
- 10Cristiano Ronaldo Tetap Dipanggil Jorge Jesus, tapi Ada Syarat Tegas: Bintang Portugal Tak Dapat Keistimewaan









