Banten

Juventus Kalah dari Sassuolo, Masa Depan Luciano Spalletti Dipertanyakan? Bos Bianconeri Langsung Buka Suara

Aullia Rachma Puteri | 18 September 2026, 22:43 WIB
Juventus Kalah dari Sassuolo, Masa Depan Luciano Spalletti Dipertanyakan? Bos Bianconeri Langsung Buka Suara
Luciano Spalletti, pelatih Juventus. - Massimo Paolone/LaPresse via AP

AKURAT BANTEN - Juventus belum sepenuhnya menemukan konsistensi di awal Serie A 2026/2027. Kekalahan dramatis dari Sassuolo membuat performa Bianconeri kembali menjadi sorotan.

Namun, di tengah hasil yang belum memuaskan, manajemen klub justru menegaskan kepercayaan penuh kepada pelatih Luciano Spalletti.

Direktur Olahraga Juventus, Frederic Massara, meminta semua pihak bersabar dan memberikan waktu kepada Spalletti untuk membangun tim.

Menurutnya, proses pembentukan skuad baru membutuhkan penilaian yang tenang, bukan keputusan terburu-buru setelah satu hasil pertandingan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Bisa Makin Tajir dari Media Sosial, Liga Arab Saudi Bikin Gebrakan Streaming

Juventus Tersandung di Markas Sassuolo

Juventus menelan kekalahan 2-3 dari Sassuolo pada pekan Serie A 2026/2027 di Mapei Stadium, Senin (14/9/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menjadi kekalahan perdana Bianconeri di kompetisi liga musim ini.

Pertandingan berjalan dramatis. Juventus dua kali menyamakan kedudukan melalui Edon Zhegrova. Namun, Sassuolo akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Vasilije Adzic pada menit ke-94.

Menariknya, Adzic merupakan pemain yang berstatus pinjaman dari Juventus. Gol tersebut membuat Sassuolo mengamankan tiga poin sekaligus memberikan pukulan bagi klub pemilik sang pemain.

Kekalahan itu membuat performa Juventus dipertanyakan. Apalagi, klub sedang berusaha membangun fondasi baru bersama Spalletti. Situasi tersebut kemudian memunculkan spekulasi mengenai masa depan pelatih asal Italia itu.

Baca Juga: Mbappe, Vinicius, dan Konate Bikin Heboh Spanyol: Kaus Solidaritas Ceuta Malah Picu Polemik Politik

Massara Tegaskan Kepercayaan kepada Spalletti

Di tengah rumor yang berkembang, Frederic Massara memberikan pernyataan yang menegaskan posisi klub.

"Semua yang mengenakan seragam Juventus punya kewajiban untuk tidak menganggap remeh satu poin pun yang hilang. Namun, kami juga memiliki kewajiban untuk melakukan penilaian dengan tenang," ujar Massara, seperti dikutip dari Football Italia.

"Dan penilaian itu berawal dari satu kepastian: tim ini berada di tangan yang sangat baik. Klub memiliki kepercayaan penuh terhadap kemampuan pelatih dan juga tim ini sendiri."

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Juventus tidak ingin menjadikan satu kekalahan sebagai dasar untuk mengubah arah proyek tim. Massara justru menekankan pentingnya evaluasi secara menyeluruh.

Baca Juga: Arsenal Hajar Ipswich 4-2, 5 Pemain Ini Jadi Sorotan: Bocah 16 Tahun Curi Perhatian!

Spalletti Punya Catatan yang Menjanjikan

Luciano Spalletti bukan sosok baru dalam sepak bola Italia. Sebelum menangani Juventus, ia pernah melatih sejumlah klub besar, termasuk AS Roma, Inter Milan, dan Napoli.

Prestasi paling menonjol dalam karier klubnya datang bersama Napoli. Spalletti membawa Partenopei meraih gelar Serie A musim 2022/2023, mengakhiri penantian panjang klub tersebut untuk kembali menjadi juara Italia.

Ia juga pernah menangani Timnas Italia sebelum melanjutkan karier di Juventus. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa manajemen Bianconeri tetap memberikan kepercayaan kepadanya.

Meski demikian, Juventus tetap membutuhkan hasil positif untuk menjaga momentum musim ini. Dukungan manajemen tidak otomatis menghapus tuntutan terhadap performa tim.

Baca Juga: Jarrad Branthwaite Kembali Jadi Buruan MU, Bek Everton Ini Bisa Jadi Jawaban Masalah Pertahanan Setan Merah

Pesta Gol di Liga Europa Jadi Jawaban

Juventus kemudian memberikan respons positif di pertandingan Eropa. Bianconeri menghancurkan NEC Nijmegen dengan skor 5-0 pada matchday pertama Liga Europa 2026/2027 di Allianz Stadium, Jumat (18/9/2026) dini hari WIB.

Kemenangan besar tersebut menjadi jawaban langsung setelah kekalahan dari Sassuolo. Juventus tampil agresif sejak awal dan mampu menjaga gawang tetap bersih.

Spalletti juga memberikan perhatian khusus kepada Kamil Grabara. Kiper asal Polandia itu menjalani debut bersama Juventus dan tampil solid di bawah mistar.

Kemenangan ini belum menjadi bukti bahwa seluruh persoalan Juventus telah selesai. Namun, hasil tersebut memberikan momentum penting bagi Spalletti untuk terus membangun tim.

Baca Juga: MU Mulai Lirik Antonio Conte, Michael Carrick Terancam Dipecat Usai Start Buruk?

Dengan dukungan penuh dari manajemen, Luciano Spalletti kini memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa kepercayaan Juventus kepadanya bukan keputusan yang keliru.

Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi Bianconeri di Serie A sekaligus melanjutkan perjalanan positif di kompetisi Eropa.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.