Banten

MU Mulai Lirik Antonio Conte, Michael Carrick Terancam Dipecat Usai Start Buruk?

Aullia Rachma Puteri | 16 September 2026, 23:26 WIB
MU Mulai Lirik Antonio Conte, Michael Carrick Terancam Dipecat Usai Start Buruk?
Antonio Conte, pelatih Timnas Italia. - Getty Images

AKURAT BANTEN - Manchester United dikabarkan mulai mempertimbangkan Antonio Conte sebagai salah satu opsi untuk menggantikan Michael Carrick jika klub akhirnya memutuskan melakukan pergantian pelatih.

Kabar tersebut mencuat setelah MU menjalani start yang kurang meyakinkan di Premier League 2026/2027.

Menurut laporan Corriere della Sera yang dikutip Calciomercato, nama Conte bahkan disebut berada di posisi teratas dalam daftar kandidat apabila manajemen Setan Merah memilih berpisah dengan Carrick.

Namun, sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari Manchester United untuk memecat Carrick. Laporan mengenai Conte masih berada pada tahap pertimbangan jika situasi di kursi pelatih berubah.

Baca Juga: Jarrad Branthwaite Kembali Jadi Buruan MU, Bek Everton Ini Bisa Jadi Jawaban Masalah Pertahanan Setan Merah

Posisi Carrick memang mulai mendapat sorotan setelah MU hanya mengoleksi empat poin dari empat pertandingan pertama Premier League.

Setan Merah kalah 0-2 dari tim promosi Hull City, menang 5-2 atas Ipswich Town, bermain imbang 2-2 melawan Everton, kemudian kalah 0-1 dari Manchester City di Old Trafford.

Kalah dari 10 Pemain Man City Jadi Sorotan

Kekalahan dalam Derby Manchester menjadi pertandingan yang semakin memperbesar tekanan terhadap Carrick.

Manchester City harus bermain dengan 10 orang sejak Phil Foden mendapat kartu merah pada menit ke-23. Namun, MU gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain tersebut dan justru kalah melalui gol Erling Haaland pada babak kedua.

Baca Juga: Arsenal Hajar Ipswich 4-2, 5 Pemain Ini Jadi Sorotan: Bocah 16 Tahun Curi Perhatian!

Gol tersebut sempat dinyatakan offside sebelum VAR mengubah keputusan. Setelah pertandingan, badan perwasitan Pro Ref mengakui adanya kesalahan dalam proses VAR karena keterlibatan Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside tidak diperhitungkan secara tepat.

Carrick tentu memiliki alasan untuk mempersoalkan keputusan tersebut. Namun, performa MU secara keseluruhan juga menjadi perhatian.

Gary Neville menilai kekalahan dari City tetap menunjukkan sejumlah persoalan permainan MU, terutama kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Sky Sports mencatat empat poin dari empat laga tersebut menyamai salah satu start terburuk MU di era Premier League.

Baca Juga: Resmi! Lionel Messi Akan Ucapkan Selamat Tinggal, Laga Perpisahan Argentina Digelar 6 Oktober

Carrick Sebenarnya Punya Modal Musim Lalu

Situasi ini menjadi menarik karena Carrick sebelumnya mendapatkan kepercayaan penuh setelah menjalani periode impresif sebagai pelatih interim.

Ia mengambil alih MU setelah Ruben Amorim diberhentikan pada Januari 2026. Carrick kemudian membawa Setan Merah finis di posisi ketiga Premier League dan mengamankan tiket kembali ke Liga Champions.

Catatan tersebut membuat MU memberikan kontrak permanen kepada Carrick yang berlaku hingga Juni 2029. Karena itu, pergantian pelatih pada awal musim tentu bukan keputusan sederhana.

Conte Masih Tanpa Klub

Di tengah situasi tersebut, Conte menjadi nama yang menarik karena sedang berstatus tanpa klub. Pelatih asal Italia itu meninggalkan Napoli pada Mei 2026 setelah membawa klub tersebut meraih gelar Serie A pada musim 2024/2025.

Baca Juga: Real Madrid Siap Bawa Pulang Martin Zubimendi! Arsenal Terancam Kehilangan Gelandang Rp1,2 Triliun

Conte juga memiliki pengalaman di Premier League. Bersama Chelsea, ia memenangkan gelar Premier League pada musim 2016/2017.

Sebelumnya, ia meraih sejumlah gelar bersama Juventus dan kemudian membawa Inter Milan menjadi juara Serie A.

Karena itu, pengalaman Conte menjadi salah satu alasan namanya kembali muncul dalam pembicaraan mengenai kursi pelatih MU.

Meski demikian, belum ada konfirmasi bahwa Conte telah melakukan negosiasi untuk menjadi pelatih Manchester United. Begitu pula belum ada keputusan resmi mengenai masa depan Carrick.

Baca Juga: Florian Wirtz Belum Bersinar di Liverpool, Bayern Munchen Mulai Mengintai: Bisa Pulang ke Bundesliga?

Untuk sementara, Carrick masih menjadi manajer MU. Setelah kekalahan dari City, perhatian berikutnya tertuju pada pertandingan Piala Liga melawan Brighton dan laga Premier League kontra Fulham.

Hasil pertandingan-pertandingan tersebut dapat menjadi bagian penting dari bagaimana situasi di Old Trafford berkembang dalam beberapa pekan ke depan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.