34 Ribu Penerima Bansos di Banten Terindikasi Judol, Komisi I DPR RI Wanti-wanti Masalah Salah Sasaran

AKURAT BANTEN - Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, menyerukan pentingnya peningkatan keakuratan integrasi data nasional dan sistem pelacakan siber yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Satuan Tugas Pemberantasan Judi Online.
Langkah ini menyusul ditemukannya puluhan ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (Bansos) di Provinsi Banten yang mengalami pemutusan maupun penangguhan hak pencairan bantuan akibat terindikasi terlibat transaksi judi online (judol).
Berdasarkan akumulasi data terbaru dari kementerian serta dinas sosial di tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Banten, tercatat sebanyak 34.992 KPM dinonaktifkan atau ditangguhkan dari daftar pencairan bansos.
Baca Juga: Roy Suryo Bongkar Kejanggalan Dokumen Pendidikan Gibran, Ada Keterangan yang Dipertanyakan
Rincian data tersebut tersebar di delapan wilayah Banten, meliputi Kabupaten Lebak sebanyak 14.073 KPM, Kabupaten Serang 12.800 KPM, Kota Tangerang Selatan 5.127 KPM, Kota Serang 2.049 KPM, Kota Tangerang 664 KPM, Kabupaten Tangerang 259 KPM, dan Kota Cilegon sebanyak 20 KPM.
Menanggapi besarnya angka tersebut, legislator Komisi I tersebut mengingatkan bahwa Kemkomdigi sebagai mitra strategis pengawas ruang digital memiliki peran sentral dalam memastikan sistem pencocokan data berjalan presisi dan akuntabel melalui sinergi lintas lembaga.
"Tentu kita mendukung penuh upaya pembersihan bansos agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk aktivitas haram seperti judi online. Namun, penindakan hukum berbasis siber oleh Kemkomdigi yang diselaraskan dengan OJK, data perbankan (PPATK), dan Kemensos harus mengedepankan asas keakuratan data yang mutlak," ujar Sarifah, Senin (14/9/2026).
Baca Juga: Dino Patti Djalal Soroti Gibran, Minta Berani Hadapi Gugatan di MK
Ia mendesak Kemkomdigi untuk berkoordinasi erat dengan OJK dalam menelusuri serta membekukan rekening perbankan maupun dompet digital (e-wallet) yang terhubung dengan aktivitas judol, sekaligus tidak hanya aktif melakukan pemblokiran situs tetapi juga memperkuat kanal klarifikasi bagi masyarakat.
"Kemkomdigi dan OJK harus memastikan sistem pelacakan serta pembekuan rekening ini tidak mengalami false positive atau salah sasaran. Jangan sampai warga yang benar-benar miskin dan menjadi korban pencatutan identitas oleh pelaku kejahatan siber justru kehilangan hak bansosnya tanpa mendapatkan ruang pembuktian sanggah," tegasnya.
Selain itu, Komisi I DPR RI mendorong Kemkomdigi bersama OJK untuk lebih intensif memblokir mata rantai promosi judi siber dan pengawasan lalu lintas keuangan ilegal yang menyasar masyarakat lapisan bawah melalui media sosial dan pesan singkat.
Baca Juga: Gila! Marc Márquez Taklukkan Bezzecchi di Misano, Persaingan Juara MotoGP Makin Panas
Ia juga menyuarakan pentingnya penguatan edukasi literasi digital serta inklusi keuangan hingga level desa agar bantuan pemerintah dialokasikan secara produktif untuk pemenuhan kebutuhan pokok keluarga, bukan tersedot ke ekosistem judi online.
"Pentingnya edukasi literasi keuangan dilakukan hingga level desa agar bantuan dari pemerintah ini tidak tersedot ke ekosistem di judol," tandasnya. ****
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 5Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 6TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 7Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 8Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 9Cristiano Ronaldo Cetak Hat-trick dalam 15 Menit, Total Gol Karier Kini Tembus 985
- 10Inter Miami Ditahan Imbang FC Cincinnati 2-2, Posisi Lionel Messi Terancam di Klasemen MLS









