Banten

Duh! Nenek di Cakung Dirampok Tetangga Saat Mau Salat, Pelaku Langsung Diciduk Polisi!

Abdurahman | 3 Agustus 2026, 13:09 WIB
Duh! Nenek di Cakung Dirampok Tetangga Saat Mau Salat, Pelaku Langsung Diciduk Polisi!
Seorang wanita berinisial H (61) datang ke Polsek Cakung usai korban perampokan tetangganya berinisial M di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Korban melapor ke polisi dalam kondisi wajah masih dilakban (dok ist)

AKURAT BANTEN— Suasana Markas Polsek Cakung, Jakarta Timur, mendadak gempar pada Minggu (2/8/2026) siang.

Seorang wanita lanjut usia berinisial H alias Hartati (60) mendatangi ruang kepolisian dalam kondisi yang membuat siapa pun yang melihatnya langsung mengelus dada:

ia berdiri tegar dengan masih mengenakan mukena putih lengkap, sementara sisa lakban cokelat masih menempel erat di wajahnya.

Nenek Hartati adalah korban perampokan sadis dan penyekapan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Alih-alih bisa khusyuk menunaikan ibadah, siang itu ia justru harus berjuang mempertahankan nyawa di rumahnya di kawasan Kampung Pisangan, Cakung.

Baca Juga: Kronologi Pemuda Tenggelam di Kali BKB Grogol, Nekat Ambil Kunci usai Bertengkar dengan Kekasih

Nekat Rampok Tetangga Saat Waktu Salat

Peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, Nenek Hartati tengah bersiap untuk menunaikan salat zuhur.

Di tengah persiapan ibadahnya, ia mendengar suara langkah kaki seseorang memasuki area rumahnya.

Tanpa rasa curiga, ia sempat memanggil karena mengira sosok yang datang adalah anaknya sendiri.

Namun, dugaan itu meleset jauh. Alih-alih sang anak, sosok yang muncul di hadapannya adalah seorang tetangga berinisial M alias Marhum.

"Waktu itu saya kira anak saya yang pulang. Nggak tahunya tetangga sendiri yang langsung masuk dengan gerak-gerik mencurigakan dan membawa senjata tajam," ungkap korban kepada pihak kepolisian.

Menyadari keberadaannya kepergok, pelaku langsung berubah brutal.

Tanpa basa-basi, Marhum mengeluarkan senjata tajam jenis golok dan mengancam korban agar tidak berteriak.

Dalam kondisi tak berdaya, tangan, kaki, serta mulut Nenek Hartati dibekap dan dilakban rapat oleh pelaku, sebelum akhirnya melucuti barang berharga dan kabur meninggalkan lokasi.

Baca Juga: Seleksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Disuruh Jalan di Atas Bara Api: Panen Kecaman, Dibandingkan dengan Damkar, hingga Respons Manajemen

2 Jam Berjuang Sendiri Lepas dari Ikatan

Ketidakberdayaan tak membuat Nenek Hartati menyerah pada keadaan.

Selepas pelaku melarikan diri, ia mengerahkan seluruh tenaga dan keberaniannya untuk melepaskan lilitan lakban yang mengunci tubuhnya seorang diri.

Butuh waktu sekitar dua jam penuh bagi lansia tersebut untuk bisa membebaskan diri.

Tepat pukul 14.00 WIB, begitu ikatan itu terlepas, Nenek Hartati tak sempat mengganti pakaiannya.

Dengan masih mengenakan mukena putih yang melekat di tubuhnya, ia bergegas keluar mencari pertolongan kepada Ketua RT setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan mendatangi Polsek Cakung.

Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra membenarkan kondisi dramatis saat korban tiba di kantor polisi untuk membuat laporan resmi.

"Sekira pukul 14.00 WIB, korban datang ke Polsek Cakung dengan kondisi wajah masih terlakban dan pakaian mukena lengkap, melaporkan bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan," ujar Kompol Andre dalam keterangannya.

Akibat aksi nekat tersebut, barang-barang berharga milik korban seperti uang tunai Rp600.000, sepasang anting emas seberat 1 gram, serta sebuah telepon genggam merek Samsung A07 raib digondol pelaku.

Baca Juga: Tangsel Fun Run 2026 Ricuh, Peserta Protes Medali Terlambat hingga Ancam Tempuh Jalur Hukum

Polisi Gerak Cepat: Pelaku Langsung Diciduk!

Mendapati laporan penuh emosi dan bukti nyata di hadapan mereka, jajaran Piket Pengendali Polsek Cakung bersama piket fungsi langsung bergerak kilat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memburu pelaku.

Tidak butuh waktu lama bagi polisi untuk meringkus pelaku.

Berdasarkan petunjuk di lapangan, tempat tinggal pelaku ternyata berada tidak jauh dari kediaman korban.

Pelaku Marhum berhasil diciduk tanpa perlawanan di kediamannya beserta sejumlah barang bukti hasil kejahatan.

"Motifnya murni ekonomi untuk menguasai harta korban. Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Polsek Cakung untuk proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Kompol Andre.

Kasus ini seketika menyita perhatian publik dan menuai kecaman keras dari warganet.

Aksi keji pelaku yang tega merampok tetangga sendiri yang tengah bersiap menunaikan ibadah dinilai sangat keterlaluan, sementara keteguhan mental Nenek Hartati menuai gelombang simpati luas dari masyarakat.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman