Kronologi Pemuda Tenggelam di Kali BKB Grogol, Nekat Ambil Kunci usai Bertengkar dengan Kekasih

AKURAT BANTEN - Seorang pemuda berinisial T (19) dilaporkan tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat (BKB), Grogol Petamburan, Jakarta Barat, usai diduga berusaha mengambil kunci yang sebelumnya terlempar ke sungai.
Hingga kini, tim gabungan masih melanjutkan proses pencarian terhadap korban.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Baca Juga: Kronologi Viral Korban Curanmor di Bekasi Diduga Dikeroyok dan Diintimidasi Oknum RT
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, membenarkan adanya insiden yang diawali pertengkaran antara korban dengan seorang perempuan berinisial DS (17), yang diduga merupakan kekasihnya.
"Kronologi benar ada cekcok pasangan di sekitar kali," ujar Marulitua dikutip dalam keterangannya, pada Senin, 3 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat terjadi cekcok, T diduga melempar kunci milik DS ke aliran sungai.
Setelah itu, korban berupaya mengambil kembali kunci tersebut dengan melompat dari jembatan dan berenang menuju tanggul BKB Grogol.
Baca Juga: Tangsel Fun Run 2026 Ricuh, Peserta Protes Medali Terlambat hingga Ancam Tempuh Jalur Hukum
Namun nahas, derasnya arus sungai diduga membuat T kesulitan menyelamatkan diri hingga akhirnya tenggelam.
Saksi mata bernama Yuli (40) mengungkapkan bahwa warga sempat berusaha memberikan pertolongan kepada korban.
Dalam upaya penyelamatan tersebut, warga melempar sebuah galon ke arah korban sebagai alat bantu apung.
Meski demikian, korban tetap terbawa arus sungai yang saat itu mengalir cukup deras.
Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR langsung menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian.
Pada hari pertama, Sabtu, 1 Agustus 2026, korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Minggu, 2 Agustus 2026, oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD DKI Jakarta, Basarnas, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
Selain itu, unsur terkait lainnya turut melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari titik korban diduga tenggelam hingga kawasan Season City.
Baca Juga: Keracunan Massal Diduga Akibat MBG di SMKN 6 Semarang, Dinkes Ungkap 707 Siswa dan Guru Terdampak
Dalam proses pencarian, tim gabungan juga mengerahkan perahu LCR (Landing Craft Rubber) untuk menyisir area sungai dengan radius sekitar dua kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Namun, operasi pencarian sementara dihentikan pada Minggu sore karena kondisi mulai gelap dan jarak pandang semakin terbatas.
Tim gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan pencarian pada Senin, 3 Agustus 2026, mulai pukul 07.00 WIB.
"Pencarian akan dilakukan kembali esok hari karena kondisi jarak pandang gelap," tandas Marulitua.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Gugatan Ijazah Gibran di MK Mulai Terbaca, Alasan Ini Bisa Bikin Permohonan Kandas!
- 2Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
- 3Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 4Gibran Disorot Dino Patti Djalal Gegara Gugatan MK, Kalimat “Bela Diri” Ini Bikin Heboh!
- 5Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 6Purbaya Dicopot Prabowo, Isi Garasinya Bikin Kaget: Ada Mobil Miliaran Rupiah!
- 7Infrastruktur IT Badan Gizi Nasional Lumpuh, Sinkronisasi Data MBG di Lapangan Kacau
- 8Buntut OTT Kepala BPN, Warga Tanah Tinggi Buka Suara Soal Dugaan Pungli PTSL Rp27,5 Juta
- 9Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 10Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan








