Lamine Yamal dan Drama Timnas Maroko, Pernyataan Terbaru FRMF Bikin Heboh

AKURAT BANTEN - Nama Lamine Yamal memang belum pernah memperkuat tim nasional Maroko, namun keputusan wonderkid FC Barcelona itu memilih membela Spanyol masih terus menjadi pembicaraan hangat di negara Afrika Utara tersebut.
Dalam wawancara bersama Aljazeera360, Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko (FRMF), Fouzi Lekjaa kembali menyinggung pemain kelahiran 2007 tersebut.
Meski menghormati pilihan Yamal, ia tetap menyimpan harapan untuk menghadapi Spanyol di FIFA World Cup 2026.
"Sekarang, saya berharap Maroko akan bertemu Spanyol di final Piala Dunia untuk melihat apakah dia benar-benar membuat keputusan yang tepat," kata Lekjaa.
Baca Juga: Jerman Nyaris Dipermalukan Curacao, Strategi Nagelsmann Jadi Penyelamat di Piala Dunia 2026
Yamal lahir di Spanyol dari ayah berdarah Maroko dan ibu asal Guinea Ekuatorial.
Latar belakang itu membuatnya memenuhi syarat membela beberapa negara di level internasional.
Sebelum akhirnya memilih Spanyol, Federasi Sepak Bola Maroko disebut berkali-kali mencoba meyakinkan sang pemain agar bergabung dengan tim berjuluk Atlas Lions.
Menurut Lekjaa, sejumlah pertemuan dengan pihak Yamal dilakukan baik di Eropa maupun Afrika Utara.
Baca Juga: Diduga Prabowo Ikut Nikmati Dana Program MBG, BGN Bongkar Fakta Sebenarnya
Namun, pemain muda berbakat tersebut sudah mantap menentukan masa depannya bersama tim nasional Spanyol.
Dalam wawancara dengan Marca pada 2024, petinggi sepak bola Maroko itu menjelaskan bahwa federasi mereka sempat bertemu langsung dengan keluarga Yamal guna memaparkan proyek pengembangan tim nasional.
Meski begitu, sang pemain tetap konsisten memilih memperkuat "La Roja".
Selain membahas Yamal, Lekjaa juga menyoroti perkembangan pesat sepak bola Maroko dalam beberapa tahun terakhir.
Prestasi tim nasional di berbagai turnamen internasional serta sistem pembinaan modern membuat Maroko semakin menarik bagi pemain keturunan Maroko yang lahir di Eropa.
Salah satu contohnya adalah Brahim Diaz.
Gelandang Real Madrid CF tersebut memilih membela Maroko dibanding menunggu kesempatan tampil bersama tim nasional Spanyol.
Meski FIFA World Cup 2026 belum dimulai, pernyataan Lekjaa menandakan Maroko masih belum sepenuhnya melupakan kegagalan mendapatkan salah satu talenta muda terbaik di sepak bola dunia saat ini.
Jika Spanyol dan Maroko benar-benar bertemu di partai final, maka Yamal dipastikan akan menjadi sorotan utama.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
- 7Rebut Bonus Triliunan! Kemendagri Guyur Daerah yang Sukses Jalankan Program MBG, Ini Skemanya
- 8Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo







