Teror Pocong di Bandung Barat Bikin Panik, Polisi Ungkap Dugaan Pelaku Sebenarnya

AKURAT BANTEN - Isu kemunculan sosok menyerupai pocong yang disebut membawa senjata tajam dan meresahkan warga di wilayah Bandung Barat kini tengah diselidiki pihak kepolisian.
Dalam beberapa hari terakhir, video serta unggahan warga mengenai sosok berpakaian putih mirip pocong ramai beredar di media sosial hingga memicu kekhawatiran masyarakat.
Informasi yang beredar menyebutkan sosok tersebut kerap muncul pada malam hari di kawasan Kecamatan Padalarang sampai Ngamprah sambil membawa senjata tajam jenis golok.
Beberapa unggahan di media sosial juga menyebut sosok itu mengetuk pintu dan kaca rumah warga secara acak dari rumah ke rumah.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan Penggerebekan Judi Online Jakarta, Korban Human Trafficking Buka Suara
Keresahan warga bahkan dikabarkan mulai meluas hingga ke daerah Cimahi.
Sebelumnya, fenomena teror berkedok makhluk mistis juga pernah terjadi di Tangerang. Saat itu, polisi menduga isu “teror pocong” dimanfaatkan sebagai modus untuk menebar ketakutan di tengah masyarakat sekaligus membuka peluang melakukan aksi kriminal seperti pencurian maupun perampokan.
Kasi Humas Polres Cimahi Iptu Gofur Supangkat membenarkan bahwa pihak kepolisian sudah menerima informasi terkait keresahan warga tersebut.
“Ya, kami sudah dapat informasi terkait keberadaan sosok yang disebut pocong oleh warga. Tapi laporan resmi dari warga belum ada, kami menelusuri informasi dari media sosial,” tutur Gofur diwartakan iNews, Senin (25/5).
Baca Juga: Proyek LRT Bogor Kembali Dibahas, KAI Ungkap Alasan Pentingnya Ekstensi Jalur
Menurutnya, personel Unit Reskrim Polsek Padalarang telah diterjunkan untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan langsung di lapangan.
Dari informasi sementara yang diperoleh, warga meyakini sosok tersebut bukan makhluk gaib, melainkan seseorang yang sengaja menyamar menggunakan kain putih untuk meneror masyarakat.
“Sudah, anggota sudah turun mengecek lokasi untuk penyelidikan. Sekarang masih mengumpulkan keterangan warga, keyakinan warga juga sosok itu orang yang punya niat buruk karena melakukan teror di malam hari,” lanjutnya.
Pihak kepolisian memastikan patroli malam akan ditingkatkan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku.
Selain memperkuat patroli, masyarakat juga diminta kembali mengaktifkan ronda malam atau sistem keamanan lingkungan (siskamling).
“Tentunya patroli kepolisian akan ditingkatkan, tapi di sisi lain tentunya peran aktif masyarakat sangat diperlukan,” ucap Gofur.
“Silakan mengintensifkan lagi siskamling sebagai langkah antisipasi,” tambahnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, namun tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 320.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 7Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 8Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth







