Erin Reinwartia Balik Lapor Polisi Usai Dituding Aniaya ART, Kuasa Hukum Siap Kejar Penyebar Fitnah
AKURAT BANTEN - Reinwartia Trygina yang dikenal sebagai Erin mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 30 April 2026 dini hari untuk membuat laporan resmi terkait dugaan pencemaran nama baik yang menyeret namanya.
Mantan istri Andre Taulany itu hadir bersama tim kuasa hukumnya setelah sebelumnya dirinya dilaporkan oleh seorang asisten rumah tangga atas tuduhan kekerasan fisik.
Langkah hukum tersebut diambil Erin sebagai bentuk penolakan keras terhadap berbagai tudingan yang beredar luas, termasuk isu penganiayaan dan persoalan pembayaran gaji.
Baca Juga: Trump Desak Soal Kesepakatan Nuklir, Ancam Keras Iran: Tak Ada Lagi Ampun!
Kuasa hukum Erin, Rahmat Ramdani, menegaskan bahwa kliennya tidak melakukan tindakan seperti yang ramai diberitakan di media sosial.
“Tidak ada apa pun yang dilakukan seperti yang beredar di media sosial, dan akun-akun terkait juga akan kami kejar, termasuk inisial ND, atas dugaan pencemaran nama baik, fitnah, serta pihak-pihak di belakangnya,” ujar Rahmat di Polres Metro Jakarta Selatan.
Selain melaporkan akun media sosial yang dianggap menyebarkan informasi merugikan, tim hukum Erin juga berencana mengirimkan somasi kepada penyalur ART maupun pihak terkait lainnya.
Baca Juga: Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Kekerasan terhadap ART di Bintaro
“Somasi kepada penyalurnya, juga kepada ART-nya untuk mengingatkan bahwa tidak semudah itu melakukan pencemaran dan menyebarkan tuduhan yang belum tentu benar,” lanjut Rahmat.
Laporan yang diajukan Erin tercatat dengan nomor LP/B/1697/IV/2026/SPKT Polres Metro Jakarta Selatan/Polda Metro Jaya.
Pihak kuasa hukum menyebut laporan awal difokuskan pada akun media sosial Threads dengan inisial ND yang diduga menjadi penyebar utama tuduhan tersebut.
Baca Juga: Trump Desak Soal Kesepakatan Nuklir, Ancam Keras Iran: Tak Ada Lagi Ampun!
“Yang kami laporkan pertama adalah akun media sosial, yaitu inisial ND di Threads,” kata kuasa hukum lainnya, Ferdian Utama.
Ferdian menambahkan bahwa laporan tersebut menggunakan sejumlah pasal terkait pencemaran nama baik dan fitnah dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Sebelumnya, Erin lebih dulu dilaporkan oleh seorang perempuan berinisial H yang mengaku mengalami kekerasan fisik pada 28 April 2026 di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Trump Desak Soal Kesepakatan Nuklir, Ancam Keras Iran: Tak Ada Lagi Ampun!
Menurut keterangan kepolisian, laporan itu telah diterima dengan nomor LP 1680/IV/2026/Polres Metro Jakarta Selatan, dengan terlapor berinisial RWT.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur










