Trump Desak Soal Kesepakatan Nuklir, Ancam Keras Iran: Tak Ada Lagi Ampun!

AKURAT BANTEN - Menyoroti panasnya konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran, Donald Trump, kembali meningkatkan tekanan terhadap Teheran dengan mendesak untuk segera mengambil keputusan “cerdas” terkait kesepakatan nuklir.
Pernyataan tegas ini disampaikan Presiden AS itu melalui platform media sosial miliknya, Truth Social. Trump menyertakan gambar Presiden AS dengan kacamata hitam sambil memegang senjata api, dengan ledakan di belakangnya.
Dalam unggahannya, Trump menegaskan bahwa tidak akan ada lagi kompromi lunak. Ia menyindir kemampuan Iran dalam menjalin kesepakatan internasional, sembari memperingatkan agar negara tersebut segera belajar menandatangani perjanjian non-nuklir yang kredibel.
Baca Juga: Sidang Perdana Kasus Air Keras Andrie Yunus, Fakta Mengejutkan Keterlibatan 4 Oknum TNI Terungkap
“Iran tidak becus. Mereka tidak tahu cara menandatangani perjanjian non-nuklir. Sebaiknya mereka segera belajar,” kata Trump, Rabu (29/4/2026),
Pernyataan ini muncul hanya sehari setelah Trump mengklaim bahwa Iran tengah berada dalam kondisi yang melemah. Situasi tersebut terjadi di tengah upaya diplomatik yang belum membuahkan hasil untuk mengakhiri konflik berkepanjangan antara kedua pihak.
Iran sebelumnya mengajukan proposal baru yang berisi penundaan pembahasan program nuklir hingga konflik mereda, serta penyelesaian sengketa pengiriman di kawasan Teluk.
Baca Juga: Disuntik Dana Miliaran, Proyek Waterway Pemkot Tangerang Dibiarkan Terbengkalai
Namun, pendekatan ini tidak sejalan dengan keinginan Washington yang ingin isu nuklir diselesaikan sejak tahap awal negosiasi.
Menurut laporan The Wall Street Journal, Trump bahkan telah menginstruksikan timnya untuk menyiapkan skenario blokade jangka panjang terhadap Iran.
Langkah ini mencakup upaya menekan ekspor minyak dan membatasi aktivitas pelabuhan Iran guna melemahkan perekonomian negara tersebut.
Di sisi lain, Iran tetap bersikeras mempertahankan haknya untuk memperkaya uranium untuk tujuan damai. Saat ini, negara tersebut dilaporkan memiliki sekitar 440 kilogram uranium yang telah diperkaya hingga 60 persen, level yang mendekati ambang batas untuk pengembangan senjata nuklir jika diproses lebih lanjut.
Meski menghadapi ancaman blokade, pejabat Iran menyatakan bahwa negaranya mampu bertahan dengan memanfaatkan jalur perdagangan alternatif. Mereka juga menegaskan bahwa konflik belum benar-benar berakhir.
Ketegangan ini telah menimbulkan dampak luas, mulai dari korban jiwa hingga gangguan signifikan pada pasar energi global dan jalur perdagangan internasional.
Seperti yang diketahui, upaya gencatan senjata sempat tercapai pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan. Namun, perundingan lanjutan di Islamabad tidak menghasilkan kesepakatan konkret.
Trump kemudian mengisyaratkan kemungkinan penolakan terhadap proposal terbaru Iran, terutama setelah Teheran mengusulkan pembukaan kembali Selat Hormuz sambil menunda pembahasan isu nuklir ke tahap berikutnya.
Dengan posisi kedua negara yang masih saling bertolak belakang, peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat tampak semakin kecil.
Tekanan ekonomi, ancaman militer, serta kepentingan geopolitik yang kompleks menjadikan konflik ini sebagai salah satu krisis global paling krusial saat ini. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
- 7Rebut Bonus Triliunan! Kemendagri Guyur Daerah yang Sukses Jalankan Program MBG, Ini Skemanya
- 8Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo








