Iran Tutup Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Indonesia Berhasil Keluar di Menit Terakhir

AKURAT BANTEN – Ketegangan di jantung jalur energi dunia mencapai titik didihnya. Hanya beberapa saat sebelum militer Iran secara resmi mengumumkan penutupan total Selat Hormuz, sebuah kapal tanker raksasa bermuatan Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang ditujukan untuk Indonesia dilaporkan berhasil melintas keluar dari zona bahaya.
Lolosnya kapal tanker ini dianggap sebagai keberuntungan besar bagi ketahanan energi nasional, mengingat situasi di wilayah Teluk kini telah berubah menjadi "kotak penalti" yang tertutup rapat bagi lalu lintas komersial.
Baca Juga: Panas di Selat Hormuz, India Panggil Dubes Iran Usai Insiden Penembakan
Kejar-kejaran dengan Waktu
Berdasarkan data pelayaran terbaru per 20 April 2026, kapal tanker Crave berbendera Panama yang membawa pasokan LPG dari Uni Emirat Arab, melakukan manuver krusial pada Sabtu sore.
Kapal ini memanfaatkan celah sempit saat otoritas keamanan Iran sempat melonggarkan pengawasan sebelum akhirnya "menggembok" kembali jalur tersebut.
Langkah ini dilakukan Iran sebagai respons atas meningkatnya eskalasi politik dengan Amerika Serikat.
Tak lama setelah kapal pengangkut LPG tersebut melewati titik keluar selat, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) langsung menyiagakan kapal perang dan menutup akses bagi kapal tanker lainnya.
Keberhasilan satu tanker ini adalah napas lega bagi jutaan dapur di Indonesia. Di tengah blokade total Selat Hormuz, setiap tetes LPG yang berhasil keluar dari sana adalah jaminan bahwa stok energi kita tidak akan lumpuh dalam waktu dekat.
Baca Juga: Kapal India Diberondong di Selat Hormuz, Iran Diprotes Keras Lakukan Kesalahan Beruntun?
Mengapa Selat Hormuz Begitu Menakutkan?
Bagi masyarakat Indonesia, penutupan Selat Hormuz bukan sekadar berita mancanegara. Wilayah ini adalah "urat nadi" yang menyalurkan hampir 20% pasokan minyak dan gas dunia.
Jika jalur ini tertutup dalam jangka panjang, dampaknya akan instan:
Stok LPG Nasional: Indonesia sangat bergantung pada impor LPG untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Tekanan Subsidi: Kelangkaan pasokan akan memaksa pemerintah merogoh kocek lebih dalam untuk subsidi, atau risiko kenaikan harga di tingkat pengecer.
Efek Domino BBM: Harga minyak mentah dunia diprediksi akan melonjak melampaui angka psikologis jika blokade terus berlanjut.
Baca Juga: Iran vs AS Memanas: Selat Hormuz Disegel Lagi, Jalur Logistik Global Terputus Malam Ini
Pertamina dalam Siaga Tinggi
Meski satu kapal berhasil lolos di menit terakhir, tantangan besar masih membentang.
Laporan menyebutkan bahwa masih ada beberapa kapal tanker terafiliasi Indonesia yang berada dalam posisi siaga di sekitar perairan Teluk, menunggu instruksi keamanan lebih lanjut.
Pemerintah melalui Pertamina kini dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat, termasuk mencari sumber pasokan alternatif dari wilayah non-Timur Tengah seperti Amerika Serikat atau Australia untuk mengantisipasi jika penutupan Selat Hormuz berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan. (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 220.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 7Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 8Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth








