TRAGIS! Bocah 9 Tahun di Cilegon Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka Tusukan Sajam

AKURAT BANTEN - Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berada di Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, pada Selasa (16/12/2025) siang. Korban diduga tewas akibat luka tusuk senjata tajam yang mengenai tubuhnya.
Korban diketahui berinisial E. Peristiwa memilukan ini sontak menggegerkan warga sekitar, mengingat kejadian berlangsung di lingkungan permukiman dan menimpa anak di bawah umur.
Kapolsek Polsek Cilegon Kota, Kompol Firman Hamid, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban meninggal dunia akibat luka tusukan benda tajam.
Baca Juga: Sidang Proyek Chromebook Ungkap Kerugian Rp2,1 Triliun, Sejumlah Nama dan Perusahaan Disebut
“Korban berinisial E, anak laki-laki berusia 9 tahun, meninggal dunia akibat luka tusuk senjata tajam,” ujar Firman kepada wartawan.
Firman menjelaskan, peristiwa ini pertama kali diketahui setelah ayah korban berinisial HM menerima telepon dari anak keduanya. Dalam sambungan tersebut, sang anak terdengar panik dan meminta pertolongan.
Mendapat kabar tersebut, HM yang saat itu sedang bekerja di wilayah Ciwandan langsung bergegas pulang ke rumah. Setibanya di lokasi, ia mendapati putranya dalam kondisi kritis dan segera meminta bantuan.
Baca Juga: Skandal Besar Pengadaan Laptop Chromebook, Nadiem Makarim Diduga Raup Untung Rp809 Miliar
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan awal, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam,” kata Firman menambahkan.
Pihak kepolisian langsung melakukan langkah-langkah penanganan awal dengan mendatangi lokasi kejadian. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti dan mencari petunjuk yang dapat mengungkap penyebab serta pelaku kejadian.
Firman menegaskan, kepolisian berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Sejumlah saksi akan dimintai keterangan, sementara penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menewaskan bocah tersebut.
Baca Juga: Polri Usut Dugaan Pelanggaran Korporasi di Balik Banjir dan Longsor Sumatera
Hingga kini, polisi belum menyampaikan kesimpulan terkait motif maupun pihak yang bertanggung jawab. Kasus ini masih dalam tahap pendalaman, sementara duka mendalam menyelimuti keluarga korban dan warga sekitar.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 3Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 4Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 5Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 6MA Kabulkan Gugatan Subhan Palal, Istana Diancam Digeruduk: 'Mending Gibran Pulang ke Solo!'
- 7Aliansi Mahasiswa Desak Wali Kota Tangsel Copot Sekda Bambang Noertjahjo!
- 8Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 9Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 10Terungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Lewat Sistem LIMS, Ada Apa dengan Listyo Sigit?








