Banten

KPK Panggil Eks Dirut Antam Arie Prabowo Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kerja Sama Pengolahan Anoda Logam

Andi Syafrani | 14 Oktober 2025, 14:06 WIB
KPK Panggil Eks Dirut Antam Arie Prabowo Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kerja Sama Pengolahan Anoda Logam

AKURAT BANTEN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap pengusaha sekaligus mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo.

Pemeriksaan ini berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Antam dan PT Loco Montrado.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa pihaknya telah melayangkan panggilan pemeriksaan kepada Arie.

“KPK menjadwalkan pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi pada kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Antam Tbk dan PT Loco Montrado,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa, 14 Oktober 2025.

Baca Juga: Guru Honorer di Serang Ditangkap Usai Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Sudah Empat Kali Beraksi

Arie Prabowo dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi. Ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Antam dari Mei 2017 hingga Desember 2019, periode yang disebut-sebut berkaitan dengan munculnya dugaan penyimpangan dalam kerja sama tersebut. Namun hingga siang tadi, sekitar pukul 12.15 WIB, Arie belum tampak hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Hingga kini belum diketahui apakah Arie akan memenuhi panggilan penyidik. KPK menegaskan bahwa pemanggilan saksi merupakan bagian dari upaya pengumpulan bukti untuk memperjelas alur dugaan tindak pidana dalam proyek kerja sama tersebut.

Baca Juga: Tri Indah Alesti Bukan Wali Murid Biasa, Pantas Bisa Polisikan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Usai Pergoki Anak Merokok di Sekolah?

Selain Arie, sejumlah nama lain juga dijadwalkan untuk diperiksa hari ini. Mereka di antaranya adalah Agus Zamzam Jamaluddin, mantan Direktur Operasi PT Antam periode Maret 2015 hingga Mei 2017;

Ariyanto Budi Santoso, pegawai BUMN yang pernah menjabat sebagai Vice President Operation UBPP LM PT Antam pada tahun 2017;

serta Garum Rachmanti, Product Inventory Control Work Unit Head di unit pengolahan logam mulia Antam.

Baca Juga: Apakah Cristian Gonzales Sudah Pensiun? Sempat Singgung Soal Indonesia di Piala Dunia hingga Kesibukan di Instagram Bikin Salah Fokus

Ketiganya disebut memiliki peran penting dalam proses pengelolaan proyek kerja sama tersebut, terutama dalam aspek operasional dan pengawasan.

Pemeriksaan terhadap para saksi diharapkan dapat membantu penyidik mengurai indikasi adanya praktik korupsi yang merugikan negara.

Kasus kerja sama antara PT Antam dan PT Loco Montrado ini diduga menimbulkan kerugian keuangan negara yang cukup besar. Dugaan penyimpangan muncul dari hasil audit internal serta temuan adanya ketidaksesuaian dalam mekanisme kerja sama dan pembagian hasil antara kedua pihak.

Baca Juga: Siap-siap Kena Teror Iblis, Inilah Jadwal Tayang Film Horor Terbaru Tumbal Darah di Bioskop, Dibintangi oleh Marthino Lio

Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Arie Prabowo maupun saksi lainnya yang dipanggil. Pihak KPK juga belum memberikan penjelasan lebih rinci terkait nilai kerugian negara dan pihak-pihak yang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus ini.

Namun, KPK memastikan bahwa penyidikan akan terus berlanjut hingga semua pihak yang terlibat diperiksa.

Lembaga antirasuah itu berkomitmen menuntaskan kasus dugaan korupsi di tubuh BUMN pertambangan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan transparansi di sektor sumber daya alam.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC