Banten

Orderan Terakhir Asep: Driver Ojol di Batam Ditemukan 'Tertidur' Selamanya di Atas Motor, Jaket Hijau Jadi Saksi Bisu

Abdurahman | 17 Februari 2026, 11:19 WIB
Orderan Terakhir Asep: Driver Ojol di Batam Ditemukan 'Tertidur' Selamanya di Atas Motor, Jaket Hijau Jadi Saksi Bisu

AKURAT BANTEN – Jalanan Kota Batam mendadak diselimuti suasana duka yang mendalam. Sebuah potret perjuangan hidup seorang "pahlawan aspal" berakhir dengan cara yang paling memilukan.

Asep, seorang pengemudi ojek online (ojol), ditemukan tutup usia tepat di atas motor yang digunakannya untuk mencari nafkah.

Peristiwa yang terjadi di depan Ruko Palm Spring pada Minggu malam, 15 Februari 2026, ini seketika viral dan menggetarkan hati para pengguna media sosial.

Baca Juga: Pajak Kendaraan Jateng Naik Ugal-ugalan, Gubernur Luthfi Akhirnya Turun Tangan Kasih Diskon!

Dikira Istirahat, Ternyata Keheningan Abadi

Malam itu, sekitar pukul 23.30 WIB, aktivitas di kawasan Palm Spring masih tampak seperti biasa. Beberapa warga melihat Asep duduk di atas sepeda motornya dengan posisi tertunduk.

Tak ada yang curiga, karena pemandangan driver ojol yang melepas lelah di pinggir jalan adalah hal yang jamak ditemui.

Namun, waktu berlalu dan tubuh Asep tak kunjung bergerak. Kegelapan malam yang tenang berubah menjadi kepanikan luar biasa saat seorang saksi mata mencoba menyapa, namun tidak mendapat respons sedikit pun.

"Awalnya dikira cuma tertidur karena capek narik seharian. Tapi pas didekati, badannya sudah kaku dan dingin," ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.

Baca Juga: VIRAL! Ketika Siswa Memilih Jembatan, Bukan Sekadar Makan Bergizi : Pilihan Pahit Siswa di Sekolah Terpencil yang Menyentak Nurani

Jaket Hijau yang Tak Pernah Dilepas

Identitas korban terungkap sebagai pengemudi ojol bernama Asep. Saat ditemukan, jaket hijau khas atribut Gojek masih melekat erat di tubuhnya.

Helm dan motor yang ia tunggangi seolah menjadi saksi bisu betapa gigihnya almarhum berjuang demi mengejar setoran hingga napas terakhirnya.

Video penemuan jenazah Asep yang diunggah ulang oleh akun Instagram @pembasmii.kehaluan langsung dibanjiri ribuan doa dan simpati dari netizen.

Banyak yang merasa kehilangan, meski tidak mengenal sosoknya secara langsung.

Baca Juga: Terungkap! Sangkaan Penculikan Berujung Tragedi: Ternyata Siswa SMPN 26 Bandung Dihabisi Orang Terdekatnya Sendiri

Penjelasan Kepolisian: Tak Ada Tanda Kekerasan

Merespons laporan warga, petugas kepolisian dari Polresta Barelang segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Tim Inafis yang diterjunkan langsung melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan fakta penting:

-Nihil Tanda Kekerasan: Tidak ditemukan adanya bekas luka atau tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Asep.

-Dugaan Medis: Polisi menduga penyebab kematian berkaitan dengan faktor kesehatan atau kelelahan ekstrem (fatigue) yang memicu serangan jantung mendadak.

-Langkah Lanjutan: Jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk visum et repertum demi memastikan penyebab pasti kematian secara medis.

Baca Juga: Prahara di Dunia Medis: Mengapa Menkes Budi Gunadi Memecat Ketua IDAI dr. Piprim Yanuarso? Ini Kronologinya!

Peringatan bagi Pejuang Nafkah

Kematian Asep menjadi tamparan keras mengenai realitas kerja lapangan di tengah tekanan ekonomi.

Fenomena "meninggal saat bekerja" akibat kelelahan sering kali menjadi isu yang terlupakan di balik kemudahan aplikasi yang kita gunakan sehari-hari.

Hingga berita ini diturunkan, rekan-rekan sesama driver ojol di Batam mulai menggalang solidaritas sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sang kawan seperjuangan.

Selamat jalan, Asep. Orderanmu di dunia telah tuntas, kini saatnya beristirahat dengan tenang di tempat terbaik-Nya (**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Abdurahman
A