Motor Oleng di Jalan Simatupang, Pemuda Tewas Seketika Usai Terjatuh

Akurat Banten - Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di Jakarta Selatan.
Seorang pemuda berinisial MAR (22) harus kehilangan nyawa usai motor yang dikendarainya oleng dan menabrak pembatas jalan di kawasan Jalan Raya TB Simatupang, tepatnya depan dealer mobil di Kebayoran Lama.
Peristiwa itu terjadi ketika suasana jalanan masih relatif sepi.
Menurut keterangan pihak kepolisian, tidak ada kendaraan lain yang terlibat langsung dalam kecelakaan ini.
Motor yang dikendarai MAR diduga melaju cukup kencang dari arah Barat menuju Timur saat tiba-tiba kehilangan kendali.
“Korban oleng ke kanan, lalu menabrak pembatas jalan di sisi kanan. Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka parah di kepala dan meninggal dunia di lokasi,” ujar AKBP Ojo Ruslani, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
Jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans ke ruang jenazah RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Tiket Kereta Super Murah di KAI Expo 2025, Warga Antusias Serbu Loket Promo
Hingga kini, petugas masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut.
Tidak ditemukan bekas pengereman panjang atau tanda adanya tabrakan dengan kendaraan lain.
Dugaan sementara, kecelakaan dipicu karena kurangnya konsentrasi saat berkendara di waktu dini hari.
“Masih kami dalami apakah pengendara mengantuk, dalam kondisi kurang fit, atau ada faktor teknis dari kendaraan,” tambah Ojo.
Salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian mengatakan sering melihat pengendara melaju cukup cepat di jalan tersebut, terutama pada pagi hari.
“Kalau subuh itu biasanya sepi, banyak yang ngebut. Apalagi jalan di depan showroom itu lurus dan cukup panjang,” kata Dedi, warga sekitar.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas tunggal yang melibatkan kendaraan roda dua.
Pihak kepolisian kembali mengimbau para pengendara untuk selalu waspada dan tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk, terutama di waktu-waktu rawan seperti dini hari.
“Keselamatan adalah yang utama. Jangan sampai karena terburu-buru atau mengabaikan kondisi tubuh, nyawa jadi taruhannya,” tegas Ojo.
Baca Juga: Polisi Bongkar Modus Rayuan Nikah, Pria di Karawang Diduga Perdaya Gadis di Bawah Umur
Pihak keluarga korban belum memberikan keterangan resmi, namun diketahui bahwa MAR merupakan warga Jakarta Selatan dan baru saja memulai pekerjaan baru di salah satu perusahaan logistik.
Kepergiannya yang mendadak menyisakan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa di balik keheningan pagi, bahaya tetap mengintai.
Jalan yang sepi bukan berarti bebas risiko, dan satu momen lengah bisa berujung maut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!







