Banten

Ledakan Pagi yang Mengguncang Duren Sawit

Moehamad Dheny Permana | 22 Juli 2025, 19:33 WIB
Ledakan Pagi yang Mengguncang Duren Sawit

Akurat Banten - Ledakan hebat mengguncang permukiman padat penduduk di Jalan Wijaya Kusuma, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Suara dentuman keras disertai getaran seperti gempa mengejutkan warga yang sedang bersiap menjalani aktivitas harian.

Asap mengepul dari salah satu rumah kontrakan yang nyaris rata dengan tanah.

Kepanikan pun seketika menyelimuti kawasan itu.

Menurut informasi, ledakan berasal dari tabung gas elpiji 12 kilogram.

Dampaknya cukup masif, dua rumah rusak berat dan tiga lainnya mengalami retakan serius akibat puing bangunan yang beterbangan.

Di balik peristiwa ini, ada cerita pilu seorang nenek berusia 74 tahun bernama Samarni yang mengalami luka bakar di bagian wajah.

Baca Juga: Konvoi Dini Hari Berbuntut Heboh, Tradisi Silat atau Gangguan Jalanan?

Ia langsung dilarikan ke RS Islam Pondok Kopi untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Alhamdulillah kondisi korban dalam keadaan sehat, hanya mengalami luka bakar di bagian wajah,” ungkap Kapolsek Duren Sawit AKP Sutikno.

Situasi sempat mencekam sebelum satu unit mobil pemadam kebakaran dengan tiga personel datang dan memastikan api padam.

Tim dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur merespons cepat setelah menerima laporan dari warga.

Meski api berhasil dijinakkan, kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta, meninggalkan duka dan trauma bagi penghuni dan tetangga sekitar.

Kapolsek Duren Sawit, AKP Sutikno, menyampaikan bahwa penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan tersebut.

“Tim reserse kriminal (reskrim) telah memeriksa empat saksi untuk mengklarifikasi kejadian ledakan tabung gas di rumah tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Proyek Raksasa Hilirisasi dan Energi Siap Digarap, Total Investasi Capai Rp600 Triliun Lebih

Hingga kini, dugaan sementara mengarah pada kebocoran gas, namun polisi belum mau berspekulasi sebelum hasil penyelidikan lengkap keluar.

Guna mendalami lebih lanjut, olah tempat kejadian perkara (TKP) akan kembali dilakukan dengan bantuan tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

 “Tadi sudah dilakukan olah TKP pertama, kita akan terus selidiki lebih lanjut lagi,” jelas Sutikno.

Selain proses penyelidikan, Sutikno juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebocoran gas.

Ia mengingatkan agar masyarakat segera mengambil tindakan apabila mencium bau gas menyengat atau mencurigakan di lingkungan rumah.

“Warga diharapkan lebih waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebocoran gas,” tegasnya.

Kejadian di Duren Sawit ini menjadi pengingat keras bahwa keamanan dalam rumah tangga tidak boleh dianggap sepele.

Baca Juga: Bank Jateng Perkuat Transparansi Usai Kasus Kredit, Momentum Berbenah dan Bangun Kepercayaan

Kesalahan kecil dalam pemasangan regulator atau kelalaian mematikan kompor bisa berujung pada tragedi besar.

Langkah preventif menjadi kunci utama untuk mencegah insiden serupa terjadi di kemudian hari.

Sementara itu, warga sekitar masih bergotong-royong membersihkan puing dan membantu korban yang terdampak.

Peristiwa ledakan ini tak hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang mendalam.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.