Miris! Anggota DPRD Kota Tangerang, Tinjau Paud dan Posyandu Terbengkelai 21 Tahun

AKURAT BANTEN – Di tengah hiruk pikuk pembangunan Kota Tangerang yang semakin pesat, masih ada sudut-sudut kota yang menyimpan kisah perjuangan luar biasa. Miris, Anggota DPRD Kota Tangerang, tinjau Paud dan Posyandu terbengkelai 21 tahun.
Salah satunya adalah PAUD Putri Ayu dan Posyandu Putri Ayu di RW.015 Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas.
Selama 21 tahun, sejak tahun 2004, lembaga pendidikan anak usia dini ini telah berdedikasi mencerdaskan balita dan membangun fondasi pendidikan di lingkungannya, namun ironisnya, keberadaan mereka luput dari sentuhan pembangunan Pemerintah Daerah.
Kondisi memprihatinkan ini menarik perhatian H. Saiful Milah, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang periode 2024-2029, Selasa (20/5/2025).
Baca Juga: Jokowi Akui Sedih Jika Kasus Ijazah Palsu Naik Ke Tahap Penyidik: Saya Kasihan, Tapi Keterlaluan!
Ia secara langsung meninjau "Balai Warga" yang menjadi saksi bisu perjuangan para pengajar dan kader di PAUD dan Posyandu Putri Ayu.
Bangunan Tua, Semangat Luar Biasa
Setibanya di lokasi, Saiful Milah dihadapkan pada pemandangan yang miris. Gedung "Balai Warga" yang kini menjadi rumah bagi puluhan anak-anak PAUD Putri Ayu dan kegiatan Posyandu, sudah tidak layak pakai.
Siswa-siswi kelompok A dan kelompok B terpaksa belajar dalam satu ruangan tanpa sekat, menunjukkan betapa sempitnya ruang gerak mereka.
Endang Purwanti, salah satu pengajar PAUD Putri Ayu, dengan nada haru mengungkapkan, "Kami mengajar sudah 21 tahun di sini, sejak tahun 2004 sampai sekarang. Dan bangunan ini belum ada perbaikan dari Pemerintah Daerah." Pernyataan ini diperkuat oleh Kepala Sekolah PAUD Putri Ayu, Zumrah, yang juga merasakan langsung getirnya keterbatasan.
Lebih memprihatinkan lagi, atap bangunan yang lapuk dan keropos sering bocor saat hujan tiba, membuat lantai selalu tergenang. Kondisi ini tentu sangat membahayakan kesehatan dan kenyamanan anak-anak yang seharusnya mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.
Baca Juga: Wamenaker Tegaskan Perusahaan yang Tahan Ijazah Karyawan Bisa Kena Pidana!
Dorongan dan Harapan dari Wakil Rakyat
Melihat langsung kondisi ini, H. Saiful Milah tidak dapat menyembunyikan keprihatinannya. Beliau segera menyarankan Ketua RW.015, Yoyon Herman, untuk segera mengajukan permohonan pembangunan kepada Pemerintah Daerah Kota Tangerang.
"Ajukan saja pak RW, karena keberadaan bangunan ini memang layak untuk PAUD, untuk mendidik anak balita di RW.015, atau lingkungan sekitar," tegas Saiful Milah, yang akrab disapa "Abah."
Beliau juga berjanji akan membantu menanyakan status gedung tersebut, apakah termasuk fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos). Jika ya, maka pembangunan PAUD dan Posyandu ini harus segera menjadi prioritas.
Baca Juga: Waspada Jelang Iduladha, Dua Sapi Terindikasi PMK di Tangerang, Pengawasan Diperketat
"Dan gedung ini khusus untuk PAUD kemudian untuk Posyandu, Pak RW cari rumah yang mau dijual, sehingga dapat dibeli oleh Pemerintah Daerah melalui penilaian Appraisal," tambahnya, memberikan solusi konkret.
Mendengar saran dan dukungan dari "Abah", panggilan akrab H. Saiful Milah, Ketua RW.015, Yoyon Herman, dengan sigap menjawab, "Siap pak! Nanti saya akan koordinasi dengan pengurus lingkungan."
Akreditasi B dan Jejak Alumni Berprestasi
Meskipun dalam keterbatasan, PAUD Putri Ayu bukanlah lembaga sembarangan. Berawal dari Kelompok Belajar (KB) di tahun 2004, mereka telah berhasil mendapatkan pembinaan dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang Bidang Pendidikan Non Formal.
Prestasi luar biasa ditorehkan dengan diraihnya Akreditasi "B" dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten.
Bahkan, selama 21 tahun berkiprah, PAUD Putri Ayu telah melahirkan banyak siswa-siswi yang berkompeten dan sukses berkarir di berbagai perusahaan swasta maupun instansi pemerintah.
Ini adalah bukti nyata betapa gigihnya para pengajar dan pengelola dalam mencerdaskan generasi penerus, meskipun dengan fasilitas yang sangat jauh dari ideal.
Kisah PAUD Putri Ayu adalah pengingat bagi kita semua akan pentingnya pemerataan pembangunan dan perhatian terhadap fasilitas pendidikan dasar.
Semoga dengan kunjungan dan dorongan dari H. Saiful Milah, harapan akan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di Uwung Jaya segera terwujud (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 10ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia





