Banten

Aksi Nekat Bocah Curi Mobil di Bandung, Polisi dan Korban Pilih Jalur Kemanusiaan

Riski Endah Setyawati | 30 April 2025, 21:04 WIB
Aksi Nekat Bocah Curi Mobil di Bandung, Polisi dan Korban Pilih Jalur Kemanusiaan

Akurat Banten - Kasus mengejutkan terjadi di Apartemen Gateway, Gunung Batu, Kota Bandung, saat dua anak laki-laki yang masih berusia 14 dan 10 tahun nekat mencuri sebuah mobil Toyota Calya yang sedang dipanaskan pemiliknya.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 23 April 2025, dan segera ditangani oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung melalui Polsek Cicendo.

Kapolsek Cicendo, Kompol Dadang Gunawan, menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari warga yang kehilangan mobilnya saat memanaskan mesin kendaraan.

Berbekal rekaman CCTV dan keterangan saksi, penyidik berhasil mengidentifikasi pelaku sebagai anak-anak.

Baca Juga: Tak Perlu Cemas! Pemerintah Pastikan Sepeda Motor dan Batu Bara Bebas dari Cukai

Mobil tampak dibawa keluar dari area apartemen menuju luar kota.

 “Penyidik langsung bergerak cepat melakukan pengembangan hingga ke wilayah Ciranjang, Kabupaten Cianjur, dan berhasil mengamankan kedua anak tersebut,” ujar Dadang.

Setelah diamankan, kedua anak itu diperiksa di Polsek Cicendo dan dipanggil orang tuanya.

Mengingat usia mereka yang masih sangat muda dan masuk kategori anak-anak, polisi memutuskan menyerahkan kembali mereka kepada orang tua masing-masing dengan pengawasan ketat. Proses hukum tetap berjalan dalam koridor perlindungan anak.

Baca Juga: Saham Anjlok! Simak Alasan Mengapa Obligasi Kini Jadi Primadona Investor Cerdas

Korban sendiri memutuskan mencabut laporan dan memaafkan kedua anak tersebut.

Keputusan itu diambil setelah mengetahui latar belakang keluarga pelaku yang kurang mampu dan usia mereka yang masih belia.

“Korban memiliki niat baik dan memilih memaafkan karena melihat kondisi pelaku dan keluarga mereka,” tambah Dadang.

Dalam kesempatan itu, Dadang juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi menyala tanpa pengawasan.

Baca Juga: May Day Membara: 11 Tuntutan Pekerja Indonesia Gemparkan Istana Negara di Hadapan Prabowo!

Ia menegaskan bahwa kelalaian semacam ini bisa menjadi peluang bagi tindakan kriminal, bahkan oleh pelaku yang tidak terduga seperti anak-anak.

Kasus ini menjadi pelajaran penting tentang perlunya pengawasan anak dan kewaspadaan pemilik kendaraan, sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan kemanusiaan masih menjadi pilihan dalam menyelesaikan masalah sosial yang melibatkan anak di bawah umur.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.