Banten

Sambut 2026 Tanpa Kembang Api: Nekat Pesta Kembang Api di Jakarta? Satpol PP Siap Bubarkan Paksa!

Saeful Anwar | 23 Desember 2025, 17:29 WIB
Sambut 2026 Tanpa Kembang Api: Nekat Pesta Kembang Api di Jakarta? Satpol PP Siap Bubarkan Paksa!

AKURAT BANTEN– Ibu Kota Jakarta akan menyambut pergantian tahun 2026 dengan suasana yang berbeda. Tidak akan ada ledakan kembang api yang mewarnai langit Jakarta kali ini.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi melarang pesta kembang api di seluruh penjuru kota, mulai dari hotel berbintang hingga pusat perbelanjaan.

Kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Di balik gemerlap lampu kota, ada pesan solidaritas yang ingin disampaikan: Jakarta sedang berempati.

Baca Juga: Aceh Tamiang Krisis Air Bersih: Warga Mandi Air Lumpur!

Solidaritas di Tengah Duka Nasional

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa keputusan meniadakan pesta kembang api adalah bentuk empati mendalam terhadap saudara-saudara di wilayah Sumatera yang saat ini tengah berjuang menghadapi bencana alam.

"Pelaksanaan (Tahun Baru) disesuaikan dengan kondisi nasional yang sedang berduka.

Kita ingin tetap meriah, namun lebih beradab dan penuh empati," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta.

Baca Juga: Viral di TikTok! Jembatan Lumpuh Total, Warga Gunakan Sorot Lampu Mobil demi Bersihkan Sisa Banjir Aceh Tamiang.

Satpol PP Siap "Sisir" Wilayah: Langgar? Langsung Henti!

Kepala Satpol PP Jakarta, Satriadi Gunawan, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam mengawal kebijakan ini.

Surat Edaran resmi akan segera diterbitkan sebagai dasar hukum imbauan bagi para pelaku usaha, termasuk pemilik hotel dan mal.

Pengawasan Ketat: Personel Satpol PP akan disebar ke seluruh wilayah untuk memantau potensi pelanggaran.

Sanksi Tegas: Jika ditemukan hotel atau tempat swasta yang nekat menyalakan kembang api, petugas akan memberikan peringatan keras untuk segera menghentikan kegiatan tersebut di tempat.

Baca Juga: Tumpang Pitu Membara Lagi: Warga Pesanggaran Kepung Petak 56, Tuding PT BSI Ingkar Janji!

Dari 14 Menjadi 8: Lokasi Perayaan Dipangkas

Meskipun tanpa kembang api, Jakarta tetap ingin menjaga statusnya sebagai kota global.

Namun, titik keramaian dipangkas secara signifikan dari rencana awal 14 lokasi menjadi hanya 8 titik resmi.

Panggung utama akan tetap berdiri megah di Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Di sinilah Gubernur Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno dijadwalkan hadir untuk menyapa warga dan melepas tahun 2025 dengan doa bersama.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Mengancam Nataru, Menko AHY Siagakan 8 'Tugboat' di Merak: Jangan Nekat Tanpa Persiapan!

Mengapa Ini Penting bagi Anda?

Bagi Anda yang berencana merayakan malam tahun baru di Jakarta, pastikan untuk:

Tidak membawa kembang api/mercon ke area publik atau lokasi acara.

Mengecek lokasi resmi perayaan agar tidak terjebak penutupan jalan di titik yang ditiadakan.

Mengutamakan transportasi umum karena pengamanan akan diperketat di 8 titik tersebut.

Jakarta ingin membuktikan bahwa perayaan kelas dunia tidak selalu harus identik dengan hura-hura, melainkan dengan kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat (**) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman