Cuaca Ekstrem Mengancam Nataru, Menko AHY Siagakan 8 'Tugboat' di Merak: Jangan Nekat Tanpa Persiapan!

AKURAT BANTEN– Menjelang puncak arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), tantangan besar membayangi Selat Sunda.
Bukan sekadar kepadatan kendaraan, namun potensi cuaca buruk menjadi perhatian serius pemerintah.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bergerak cepat memastikan keamanan jalur penyeberangan paling sibuk di Indonesia ini.
Dalam tinjauannya ke Pelabuhan Merak, Sabtu (20/12/2025), AHY mengonfirmasi kesiapan delapan unit kapal tunda (tugboat) sebagai benteng pertahanan utama jika cuaca memburuk.
Strategi 'Contingency Plan': Keselamatan di Atas Segalanya
AHY menegaskan bahwa penyiagaan tugboat bukan sekadar formalitas, melainkan bagian krusial dari contingency plan (rencana kedaruratan).
"Tadi saya tanya, disiapkan delapan tugboat yang siap beroperasi. Ada teknisi yang siaga serta penyiapan pelabuhan alternatif. Kita harus siap jika ada sesuatu yang tidak diharapkan, baik karena kendala cuaca maupun teknis," tegas Menko AHY di hadapan awak media.
Langkah ini diambil mengingat karakteristik Selat Sunda yang sering mengalami perubahan cuaca mendadak, yang dapat menyulitkan proses sandar kapal dan membahayakan ribuan nyawa penumpang.
Lonjakan Penumpang: Roda Dua Naik Drastis 28%
Data menunjukkan arus mudik sudah mulai "memanas". Hingga H-5 Nataru, tercatat sebanyak 183.581 orang dan 47.328 unit kendaraan telah menyeberang dari Jawa menuju Sumatra.
Ada tren menarik pada tahun ini:
- Kendaraan Roda Dua: Melonjak tajam 28,3% dibandingkan tahun lalu.
- Total Penumpang: Naik 3,3% dalam periode 24 jam terakhir.
- Logistik: Truk logistik tetap stabil mengalir untuk mengamankan pasokan pangan akhir tahun.
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyebutkan bahwa puncak arus diprediksi akan terus terjadi hingga H-1.
"Kepadatan biasanya mencapai puncaknya pada malam hari pukul 20.00–02.00 WIB," ungkapnya.
Baca Juga: Dicegat Massa di Nias Selatan, Wapres Gibran Beri Jawaban Tak Terduga Soal PT Gruti!
Jalur Alternatif & Solusi Cerdas 'Ferizy'
Untuk memecah kepadatan di Merak, Pelabuhan Ciwandan kembali dioptimalkan khusus untuk motor dan truk logistik. Namun, ASDP memberikan peringatan keras terkait pembelian tiket.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, memberikan tips agar perjalanan Anda tidak terhambat:
Tiket Wajib H-1: Jangan datang ke pelabuhan tanpa tiket. Beli melalui aplikasi Ferizy.
Anti-Calo: Sistem Ferizy kini menggunakan radius GPS. Anda tidak bisa membeli tiket jika jarak posisi ponsel terlalu dekat dengan pelabuhan untuk menghindari praktik percaloan.
Datang Sesuai Jadwal: Jangan datang terlalu awal atau terlambat dari jam check-in yang tertera di tiket.
Konektivitas Darat: Aspal Harus Mulus
Tak hanya di laut, Menko AHY juga berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menjaga akses jalan menuju pelabuhan.
Material perbaikan jalan disiagakan di titik-titik rawan agar jika terjadi kerusakan akibat hujan lebat, penanganan bisa dilakukan dalam hitungan jam, bukan hari.
Kesimpulan untuk Pemudik: Pemerintah telah menyiapkan infrastruktur dan skenario darurat. Kini giliran Anda sebagai pengguna jasa untuk tertib, memastikan kendaraan prima, dan selalu memantau prakiraan cuaca BMKG sebelum berangkat.
Baca Juga: Skandal Perselingkuhan Oknum Disdik Bogor: Sanksi Pemecatan dan Pesan Menohok Bupati Rudy Susmanto
Apakah Anda berencana menyeberang ke Sumatra minggu ini?
Pastikan tiket Ferizy sudah di tangan dan pantau terus update cuaca terkini untuk perjalanan yang aman dan nyaman (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 7Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 8Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'










