Keluarga Lamine Yamal Tuai Kritik setelah Ballon d'Or 2026, Ayahnya Jadi Sorotan

AKURAT BANTEN - Ayah dan paman Lamine Yamal menjadi sasaran kritik setelah sejumlah kontroversi muncul di sekitar keluarga pemain muda Barcelona tersebut.
Peristiwa itu terjadi tidak lama setelah seremoni Ballon d'Or 2026 berakhir.
Dalam pengumuman pada 27 Oktober, Harry Kane keluar sebagai pemenang penghargaan utama.
Sementara itu, Yamal menempati posisi ketiga dan kembali memenangkan Trofi Kopa untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Baca Juga: Barcelona Didenda akibat Pendekatan kepada Julian Alvarez, Atletico Ajukan Keluhan
Meski sang pemain memperoleh pengakuan atas prestasinya, anggota keluarganya tidak dapat menyembunyikan kekecewaan terhadap hasil Ballon d'Or.
Dalam program El Larguero di Cadena SER, Abdul, paman Yamal, secara terbuka mempertanyakan kemenangan Kane.
"Kami sangat kecewa. Cucu saya adalah pemain terbaik di dunia. Semua orang tahu itu. Jika Anda menyukai sepak bola , Anda akan menonton Lamine Yamal, bukan Harry Kane," ujar Abdul dengan marah.
Abdul mengakui bahwa Kane merupakan penyerang yang hebat.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Masuk Skuad Sementara Portugal, Peluang Kembali Terbuka
Namun, ia menilai kontribusi Yamal secara keseluruhan dan berbagai gelar yang diraih pemain muda tersebut tidak mendapatkan penghargaan yang semestinya.
Ia juga menolak anggapan bahwa usia Yamal menjadi alasan untuk menunda peluangnya memenangkan Ballon d'Or.
"Orang selalu mengatakan Lamine Yamal baru berusia 19 tahun dan masih punya banyak waktu. Tapi mengapa memberikan Ballon d'Or kepada seseorang seolah-olah itu gratis?", sambil dengan percaya diri memprediksi keponakannya akan memenangkan hingga lima penghargaan Ballon d'Or di masa depan.
Pernyataan sang paman menjadi salah satu sumber perdebatan di kalangan penggemar sepak bola.
Namun, perhatian publik juga tertuju pada ayah kandung Yamal, Mounir Nasraoui.
Ia dilaporkan terlibat dalam insiden di bandara Barcelona sebelum berangkat ke London untuk menghadiri seremoni penghargaan.
Menurut laporan surat kabar Cronicaglobal, Nasraoui terlibat pertengkaran di ruang tunggu bandara sebelum menaiki pesawat.
Perselisihan tersebut disebut bermula ketika ia menggantung mantelnya dengan cara yang tidak tepat di sebuah kafe.
Seorang karyawan perempuan kemudian meminta Nasraoui memindahkan mantel tersebut.
Namun, permintaan itu justru memicu respons agresif dari ayah Yamal.
Situasi semakin memanas ketika Nasraoui diduga meludahi wajah karyawan tersebut selama pertengkaran berlangsung.
Seorang saksi yang berusaha melerai juga dilaporkan mengalami ancaman.
Menurut laporan tersebut, saksi itu bahkan diancam akan dilempari kursi dari restoran.
Keributan baru dapat dikendalikan setelah petugas Garda Sipil Spanyol dari Bandara El Prat tiba di lokasi.
Meskipun insiden tersebut menimbulkan kegaduhan, Nasraoui tetap melanjutkan perjalanan ke London untuk mendampingi putranya dalam acara penghargaan.
Namun, kabar mengenai perilakunya memicu kritik di media sosial dan kalangan penggemar sepak bola internasional.
Peristiwa tersebut juga kembali mengingatkan publik pada sejumlah kontroversi yang sebelumnya melibatkan ayah Yamal.
Pada Agustus 2024, Nasraoui dilaporkan ditikam hingga mengalami luka serius di sebuah tempat parkir di Rocafonda, Mataro.
Insiden tersebut disebut terjadi setelah perselisihan dengan sejumlah tetangganya.
Selain itu, pada Mei 2023, Nasraoui juga tercatat menerima vonis terkait tindak pidana penyerangan dan perusakan properti.
Kasus tersebut bermula dari perilaku agresif, penyerangan, serta perusakan peralatan di sebuah stan kampanye Vox.
Berbagai peristiwa itu membuat keluarga Yamal kembali menjadi sorotan publik.
Di tengah pencapaian sang pemain di lapangan, kontroversi yang melibatkan anggota keluarganya berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat terhadap dirinya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 4Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 5Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 9Mbappe Kehilangan Tiga Mitra Bisnis di China, Kontroversi Meme Picu Boikot Besar-besaran
- 10Keluarga Lamine Yamal Tuai Kritik setelah Ballon d'Or 2026, Ayahnya Jadi Sorotan








