Banten

Tragedi di Gading Serpong Siswa SMP Jatuh dari Gedung, Polisi Tangsel Selidiki Kronologi Kejadian

Moehamad Dheny Permana | 6 November 2025, 00:04 WIB
Tragedi di Gading Serpong Siswa SMP Jatuh dari Gedung, Polisi Tangsel Selidiki Kronologi Kejadian

Akurat Banten - Polres Tangerang Selatan tengah melakukan penyelidikan mendalam atas insiden tragis yang menimpa seorang siswa berinisial NCA (13) di sebuah sekolah di Gading Serpong, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah memeriksa lima orang saksi yang terdiri dari guru, wali kelas, serta rekan-rekan korban.

"Kami sudah minta keterangan lima orang saksi dari pihak sekolah dan rekan-rekannya, juga didampingi guru dan wali kelasnya," ujarnya.

Selain pemeriksaan saksi, aparat kepolisian juga mengamankan rekaman CCTV dari sekolah untuk mendapatkan gambaran jelas kronologi jatuhnya NCA.

Wira menambahkan, "Kami dari Polres Tangsel dengan Polsek Kelapa Dua, beserta Pamapta, telah mengamankan CCTV yang berada di sekolah tersebut untuk menyelidiki peristiwa-peristiwa yang ada pada saat kejadian."

Korban, seorang siswa laki-laki berusia 13 tahun, diduga terjatuh dari lantai 8 gedung sekolah tepat di balkon luar dan menimpa kanopi di pintu kedatangan.

Baca Juga: TPA Jatiwaringin Jadi Pusat PSEL Tangerang Raya, Tampung Ribuan Ton Sampah Tiap Hari

Setelah kejadian, pihak sekolah langsung membawa NCA ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.25 WIB.

Kasie Humas Polres Tangsel, AKP Agil Syahril, menambahkan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.13 WIB.

Polres Tangsel menegaskan situasi di sekolah tetap aman dan kondusif. Pihak kepolisian juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban.

AKP Wira mengimbau seluruh siswa dan wali murid untuk tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

"Kami mengimbau kepada seluruh murid dan wali murid untuk tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar seperti biasa karena kami memastikan semua masih aman dan kondusif," kata Wira.

Sampai saat ini, kepolisian masih mendalami berbagai kemungkinan penyebab jatuhnya NCA, termasuk faktor keselamatan di lingkungan sekolah.

Aparat terus bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV, serta keterangan saksi-saksi lain yang mungkin mengetahui peristiwa sebelum dan sesudah kejadian.

Kejadian ini menimbulkan keprihatinan luas di masyarakat, mengingat keselamatan anak-anak di lingkungan sekolah menjadi sorotan utama.

Baca Juga: Terungkap Banyak Dapur MBG di Cilegon Belum Bersertifikat, Warga Mulai Cemas

Polres Tangsel berkomitmen untuk memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi dengan melakukan evaluasi terhadap protokol keselamatan di sekolah tersebut.

Dengan langkah-langkah penyelidikan yang terus berjalan, pihak kepolisian berharap dapat mengungkap penyebab pasti insiden tragis ini dan memberikan kepastian bagi keluarga korban serta seluruh warga sekolah.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.