Banten

Kemenhub Siapkan Extra Flight dan Tiket Murah Sambut Libur Natal-Tahun Baru 2026

Andi Syafrani | 30 Oktober 2025, 19:30 WIB
Kemenhub Siapkan Extra Flight dan Tiket Murah Sambut Libur Natal-Tahun Baru 2026

AKURAT BANTEN - Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang pesawat di berbagai bandara Tanah Air.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menambah kapasitas penerbangan agar masyarakat bisa bepergian dengan lebih nyaman dan harga tiket tetap terkendali.

Baca Juga: Minim Literasi Digital, Job Fair Kabupaten Tangerang Hanya Serap 300 Pekerja dari 19 Ribu Lowongan

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa momentum libur akhir tahun selalu menjadi tantangan bagi sektor transportasi udara, mengingat peningkatan permintaan biasanya mencapai puncaknya dalam waktu singkat.

Untuk itu, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara pelayanan, keamanan, dan keterjangkauan harga tiket bagi masyarakat.

“Momentum Nataru selalu menjadi tantangan dan sekaligus peluang bagi kita untuk menunjukkan kesiapan angkutan udara. Kami menyiapkan kebijakan dan strategi agar seluruh aspek berjalan optimal dan tetap berpihak pada masyarakat,” ujar Dudy di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga: BIKIN HEBOH! Pegawai SATPOL PP, Gegara Jago Bahasa Inggris, 'Paksa' Gubernur Realisasikan Program Bahasa bagi ASN DKI

Salah satu langkah konkret yang diambil Kemenhub adalah menambah jumlah penerbangan (extra flight) serta mengganti beberapa armada dengan pesawat berkapasitas lebih besar di rute-rute yang padat penumpang.

Kebijakan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan di bandara utama seperti Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, Juanda, dan Kualanamu.

Selain menambah kapasitas penerbangan, Kemenhub juga mengatur kebijakan harga tiket agar tetap terjangkau selama masa liburan. Dudy menyebut pemerintah akan memberikan insentif kepada maskapai untuk menurunkan harga tiket kelas ekonomi domestik selama periode 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Baca Juga: Judi Online Menggila! PPATK Bongkar Perputaran Uang Rp1000 Triliun, Ribuan ASN Ikut Terjerumus

Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya yang menganggap harga tiket pesawat melonjak tinggi menjelang libur akhir tahun.

“Kami ingin masyarakat bisa menikmati liburan tanpa terbebani biaya perjalanan yang terlalu mahal,” kata Dudy.

Selain dari sisi tarif dan kapasitas, Kemenhub juga berkoordinasi dengan operator bandara, maskapai penerbangan, dan AirNav Indonesia untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi dengan baik.

Pemeriksaan rutin terhadap sistem navigasi, layanan bagasi, hingga keamanan penerbangan tengah diperketat untuk menghindari gangguan operasional.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Pastikan Gaji ASN Aman Meski Dana Transfer Daerah Dipangkas

Dudy juga meminta agar seluruh pihak memperhatikan kenyamanan penumpang, termasuk dalam hal pelayanan di bandara.

“Kami ingin memastikan pengalaman perjalanan masyarakat berjalan lancar, dari mulai check-in hingga tiba di tujuan,” tambahnya.

Sementara itu, Kemenhub juga memprediksi bahwa destinasi favorit masyarakat pada libur Nataru 2026 masih didominasi oleh rute domestik seperti Bali, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Labuan Bajo. Untuk itu, pemerintah memastikan kesiapan di bandara-bandara tersebut menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Trump dan Xi Bertemu di Korsel, Awal dari Babak Baru Hubungan Dagang AS–China?

Melalui berbagai langkah ini, pemerintah berharap libur Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan lancar tanpa lonjakan harga maupun penumpukan di bandara. Kemenhub berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan layanan dan keterjangkauan bagi masyarakat.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC