BIKIN HEBOH! Pegawai SATPOL PP, Gegara Jago Bahasa Inggris, 'Paksa' Gubernur Realisasikan Program Bahasa bagi ASN DKI

AKURAT BANTEN— Dede Wahyudi, atau yang kini lebih dikenal sebagai "Mr Dede", anggota Satpol PP Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat, yang mendadak viral karena ketegasannya menegur pemotor di trotoar menggunakan Bahasa Inggris fasih, akhirnya dipanggil langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Pertemuan eksklusif dan "hangat" tersebut berlangsung pada Senin (27/10/2025) di Balai Kota.
Pertemuan ini bukan sekadar ajang foto-foto, melainkan momen bersejarah yang langsung menghasilkan sebuah janji terobosan besar: peluncuran program peningkatan kemampuan bahasa untuk seluruh aparatur sipil negara (ASN) DKI Jakarta.
Apresiasi Personal Gubernur yang Berujung Kebijakan Publik Global
Juru Bicara Gubernur, Chico, mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut dirancang sederhana—hanya dihadiri Mr Dede, perwakilan Satpol PP, dan tim khusus Gubernur.
Tujuannya, memberi ruang bagi Mr Dede untuk berbagi kisah tanpa protokol kaku.
"Pertemuan ini adalah bentuk apresiasi langsung dari Pak Gubernur atas kontribusi Pak Dede yang bikin heboh positif di medsos. Videonya menegur, 'Get off the sidewalk!', itu menunjukkan bahwa pelayanan publik kita bisa jadi lebih global dan fun!" kata Chico.
Mr Dede membeberkan kisah inspiratifnya belajar bahasa Inggris secara autodidak dari film-film Hollywood dan lagu Barat—sebuah inisiatif pribadi yang semata-mata didorong keinginan membantu rekan-rekannya yang kesulitan berkomunikasi dengan turis asing.
Baca Juga: TRAGEDI BERSEJARAH: Menguak Sembilan Faktor Jatuhnya Lion Air JT610 di Karawang
Dua Poin Subtansial Hasil Pertemuan:
- Anggaran Khusus 'TOEIC' dan 15 Juta Turis
Inisiatif pribadi Mr Dede ini langsung disambut Gubernur dengan gebrakan kebijakan yang ambisius. Chico mengungkapkan, fokus pembicaraan utama adalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) ASN DKI Jakarta.
- Program Bahasa untuk Aparatur 'Go Global': Janji Anggaran 2026: Gubernur Pramono berjanji mengalokasikan anggaran khusus di tahun 2026 untuk pelatihan Bahasa Inggris gratis bagi Satpol PP dan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
- Target 'Sertifikasi Global': Program ini tidak main-main. Pelatihan akan dimulai dari workshop online hingga target sertifikasi TOEIC untuk memastikan standar kemampuan bahasa yang diakui internasional.
- Alasannya: Target kunjungan 15 juta turis ke Jakarta tahun depan menuntut petugas lapangan harus lebih siap melayani wisatawan.
Baca Juga: Purnawirawan TNI Tewas Tertabrak KA Dhoho di Malang, Diduga Tak Mendengar Klakson Masinis
Konten Edukasi Multilingual yang "Nge-Gas" di Medsos:
Mr Dede diangkat menjadi ikon untuk kampanye ketertiban lalu lintas. Pendekatannya yang tegas namun edukatif—menggunakan bahasa Inggris yang sopan—dianggap sebagai cerminan Jakarta modern.
Kolaborasi Ide: Pemprov DKI akan membuat konten edukasi lalu lintas multilingual (Indonesia-Inggris) di media sosial resmi Pemprov, menjadikannya viral yang positif dan mendidik.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Pastikan Gaji ASN Aman Meski Dana Transfer Daerah Dipangkas
Dari Kaki Lima ke Panggung Dunia: Kisah Inspirasi Mr Dede
"Saya cuma mau bantu rekan-rekan Satpol PP yang kesulitan komunikasi sama turis asing, biar Jakarta makin welcoming," ujar Mr Dede, menanggapi apresiasi tersebut.
Mr Dede mengaku senang karena inisiatifnya meningkatkan kualitas diri mendapat respons positif dari masyarakat.
Pertemuan dengan Gubernur Pramono Anung hari itu tidak hanya mengukuhkan status Mr Dede sebagai pahlawan kecil di mata publik, namun juga membuktikan bahwa inisiatif dari akar rumput bisa mendikte sebuah perubahan kebijakan publik yang berdampak besar.
Jakarta kini bersiap melahirkan ratusan "Mr Dede" baru yang siap menjadikan Ibu Kota sebagai destinasi yang benar-benar 'Go Global'(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan








