Banten

Pria Diduga Mabuk Aniaya Driver Ojol, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Moehamad Dheny Permana | 7 Agustus 2025, 04:14 WIB
Pria Diduga Mabuk Aniaya Driver Ojol, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Akurat Banten -  Sebuah insiden pemukulan yang melibatkan seorang pria diduga dalam pengaruh alkohol terhadap pengemudi ojek online (ojol) menggegerkan warga Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kejadian ini menjadi perhatian publik usai rekaman video keributan tersebut tersebar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran soal keamanan di ruang publik.

Kapolsek Pulogadung, Kompol Suroto, membenarkan adanya insiden tersebut.

“Iya, benar ada kejadian tersebut dan sebagai informasi, pelaku masih diamankan untuk pendalaman kasus,” ujar Suroto.

Menurut penjelasan Suroto, peristiwa bermula dari senggolan antara sepeda motor yang dikendarai oleh seorang pria bernama Cristopel bersama rekannya Melki, dengan motor milik korban bernama Dwiki, seorang driver ojol.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tidak Permasalahkan Bendera One Piece Berkibaran Jelang HUT RI ke-80, Asalkan...

Tidak terima, Cristopel yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras langsung melayangkan pukulan ke arah Dwiki hingga menimbulkan keributan di lokasi kejadian.

“Kami menduga pelaku dalam keadaan mabuk dan langsung memukul korban setelah sepeda motor mereka bersenggolan,” kata Suroto.

Beruntung, personel kepolisian yang tengah melintas segera turun tangan.

Aksi cepat polisi berhasil mencegah keributan semakin meluas.

Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Pos Polisi Sub Sektor Pemuda sebelum akhirnya digiring ke Mapolsek Pulogadung untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Anggota kami bertindak cepat dan profesional untuk mencegah keributan berkembang. Pelaku saat ini masih kami tahan untuk proses pemeriksaan,” tegas Suroto.

Sementara itu, Melki yang saat kejadian berada bersama Cristopel namun tidak ikut melakukan kekerasan, diketahui mencoba melerai perkelahian.

Namun ia juga diduga telah mengonsumsi alkohol, sehingga belum dapat dimintai keterangan secara lengkap.

“Karena rekannya juga terindikasi dalam pengaruh alkohol, kami belum bisa ambil keterangan secara utuh darinya,” imbuh Suroto.

Aksi keributan ini viral setelah akun Instagram.

Dalam video tersebut, terlihat dua pria berupaya menyerang warga yang sedang merekam dengan kamera ponsel.

Baca Juga: Habiskan Anggaran Rp14,6 Miliar, PJU Tenaga Surya di Ciputat Tak Menyala

Salah satu dari mereka bahkan mengaku sebagai anggota, namun tidak menjelaskan secara rinci dari instansi mana ia berasal.

“Saya anggota, kenapa abang video-video saya?” kata salah satu pelaku sambil melayangkan pukulan ke arah perekam.

Warga yang geram kemudian melawan dan mencoba menyeret kedua pemuda itu ke pos polisi.

Dalam narasi video tersebut disebutkan bahwa satu pelaku akhirnya berhasil diamankan warga dan diserahkan ke Pos Polisi Jalan Pemuda, sementara rekannya ditemukan tertidur di bangku trotoar sambil menunggu kedatangan aparat.

Pihak kepolisian menyatakan akan mendalami peran masing-masing pelaku dan mengecek apakah keduanya memiliki riwayat serupa.

Kasus ini masih dalam proses penyidikan dan polisi belum memberikan informasi apakah akan ada proses hukum lanjutan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.