Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Hasil Forensik Ungkap Tak Ada DNA Orang Lain di TKP

AKURAT BANTEN - Misteri kematian diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, mulai menemukan titik terang. Polisi menegaskan, dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik, tidak ada DNA orang lain yang ditemukan di lokasi kejadian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya, menyampaikan temuan ini berdasarkan hasil uji yang dilakukan Puslabfor Bareskrim Polri terhadap sejumlah barang bukti dari kamar indekos tempat Arya ditemukan.
Baca Juga: Panik! Harga Emas Antam Turun Terus, Terendah Sepanjang Juli Jadi Segini Harganya
“Berdasarkan pemeriksaan DNA yang dilakukan Puslabfor Bareskrim Polri terhadap 11 barang bukti, hasilnya tidak ada DNA selain milik korban,” ungkap Wira.
Barang-barang yang diperiksa termasuk lakban kuning, spray, sarung bantal, gelas, hingga beberapa benda lain di sekitar kamar. Seluruhnya hanya menunjukkan DNA Arya, tanpa indikasi keberadaan orang lain di tempat tersebut.
Baca Juga: Partai Demokrat Panas! Benarkah Ikut Campur Kasus Keaslian Ijazah Jokowi? Ini Faktanya
Meski begitu, penyelidikan tidak berhenti hanya pada hasil forensik. Polisi juga melibatkan Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (APSIFOR) untuk memeriksa kemungkinan faktor psikologis yang melatarbelakangi kematian Arya. Pemeriksaan ini menyasar berbagai sisi kehidupan korban.
“Kami juga menggali informasi dari keluarga, rekan kerja, teman masa kecil, hingga orang-orang terakhir yang berinteraksi dengan korban,” tambah Wira.
Baca Juga: Tiket Citilink Murah 99 Ribuan Mulainya, Ini Cara Dapat Dijamin Anti Gagal
Proses penyelidikan ini sudah berjalan hampir tiga pekan sejak Arya ditemukan tewas pada Selasa, 8 Juli 2025. Saat ditemukan, kondisi wajah korban tertutup rapat oleh lilitan lakban kuning, memicu berbagai spekulasi soal penyebab kematiannya.
Polisi menegaskan bahwa setiap temuan akan disampaikan secara terbuka setelah seluruh rangkaian analisis selesai. Masyarakat diminta bersabar menunggu kesimpulan resmi yang akan diungkapkan setelah seluruh bukti dikompilasi.
Kasus ini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena status Arya sebagai diplomat, tetapi juga karena misteri yang mengiringi kematiannya.
Hingga kini, publik masih menunggu jawaban pasti, apakah Arya meninggal akibat tindak kejahatan atau ada faktor lain di balik tragedi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 7Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 8Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo






