Kejagung Panggil Nadiem dan Eks Stafsusnya Terkait Kasus Pengadaan Laptop

AKURAT BANTEN - Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus bergulir.
Kejaksaan Agung kini menyasar sejumlah nama yang punya kedekatan dengan lingkaran pejabat tinggi, termasuk dua mantan staf khusus Mendikbudristek yang apartemennya ikut digeledah.
Inisial mereka adalah FH dan JT, yang merujuk pada Fiona Handayani dan Jurist Tan, dua nama yang pernah tercatat sebagai stafsus saat Nadiem Makarim menjabat.
Baca Juga: Polri Tegaskan Pejalan Kaki Tak Bisa Kena Tilang Elektronik, ETLE Cuma Berlaku Untuk Kendaraan
Juru bicara Kejaksaan Agung, Harli Siregar, memastikan bahwa keduanya akan dipanggil untuk diperiksa.
“Iya, pasti akan diperiksa,” kata Harli kepada wartawan, Rabu (28/5).
Namun, ia belum bisa memastikan jadwal pemeriksaan tersebut.
“Nanti diinfo kalau sudah ada,” tambahnya.
Baca Juga: Hari Penentuan! Cek Hasil UTBK SNBT 2025 di Sini, Jangan Sampai Ketinggalan
Kasus ini mencuat dari program pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang digulirkan sejak 2020. Rencananya, perangkat ini akan digunakan oleh sekolah-sekolah dalam pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimal (AKM).
Namun, keputusan untuk menggunakan Chromebook justru menuai tanda tanya. Pasalnya, berdasarkan uji coba sebelumnya pada 2018–2019, Chromebook dinilai kurang cocok digunakan di banyak wilayah Indonesia karena tergantung pada ketersediaan jaringan internet yang belum merata.
Harli menegaskan bahwa temuan awal justru merekomendasikan sistem operasi Windows. Namun entah mengapa, rekomendasi itu kemudian diubah dan diganti menjadi penggunaan Chromebook.
Baca Juga: Pelatih Timnas Ancelotti Ingin Brasil Jadi Pemenang Piala Dunia Lagi
“Diduga penggantian spesifikasi tersebut bukan karena kebutuhan teknis yang murni,” kata Harli.
Bahkan, dugaan persekongkolan dalam proses ini menguat. Tim teknis yang semula merekomendasikan Windows diduga digantikan oleh tim baru yang diarahkan untuk menyusun kajian versi Chromebook. Di sinilah diduga terjadi pemufakatan jahat dalam proses pengadaan.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Minta Ondel-ondel Jangan Ngamen di Jalan Lagi
Nadiem disebut memiliki sejumlah staf khusus yang menangani berbagai bidang. Di antaranya Fiona Handayani (isu strategis) dan Jurist Tan (bidang pemerintahan), yang kini turut disorot dalam penyidikan.
Namun hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari keduanya maupun dari Nadiem Makarim sendiri soal kasus yang melibatkan nama mereka.
Baca Juga: Prabowo Sambut Hangat Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka
Kejaksaan belum secara tegas menyatakan apakah Nadiem juga akan dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini.
“Kita lihat nanti,” ujar Harli singkat.
Kini publik menanti kejelasan proses hukum ini, apalagi kasus tersebut menyangkut dana negara dan menyangkut program penting yang menyentuh jutaan pelajar. Kejagung diminta transparan dan tidak tebang pilih dalam mengungkap siapa pun yang terlibat dalam lingkaran pengadaan Chromebook tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 2Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 3Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 4Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 5Bakar Mesin di 'Kandang' Prabowo, Manuver Tersembunyi Jokowi Isyaratkan Persiapan PILPRES 2029
- 6PILPRES 2029 Pecah Kongsi! Pengamat Cium Isyarat Jokowi-Prabowo Bukan Lagi Sejalan, Diduga Saling Berhadapan, Alasannya Begini
- 7Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 8Kekeringan Landa Cipete, PMI Pinang Salurkan Air Minum Bersih untuk Warga
- 9Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Artikel di Situs Resmi Sempat Picu Dugaan Kebocoran Hasil
- 10Kerugian Jemaah Haji dan Umrah Capai Rp 247,65 Miliar, Kemenhaj Catat 244 Aduan









