Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Artikel di Situs Resmi Sempat Picu Dugaan Kebocoran Hasil

AKURAT BANTEN - Harry Kane memenangkan Ballon d'Or 2026 dalam upacara penghargaan yang berlangsung di London, Inggris, pada dini hari 27 Oktober.
Penyerang kelahiran 1993 itu menjadi pemain Inggris pertama yang meraih penghargaan tersebut sejak Michael Owen pada 2001.
Namun, perhatian publik sempat tertuju pada sebuah artikel yang muncul di situs resmi Ballon d'Or sekitar dua setengah jam sebelum acara dimulai.
Artikel tersebut memuji Harry Kane, Kylian Mbappe, dan Lamine Yamal, yang kemudian diumumkan sebagai tiga kandidat teratas dalam persaingan Ballon d'Or 2026.
Baca Juga: Lamine Yamal Kembali Raih Trofi Kopa 2026, tetapi Sebut Pau Cubarsi Lebih Pantas Menang
Kemunculan artikel itu memicu dugaan bahwa hasil penghargaan telah bocor sebelum pengumuman resmi.
Meskipun penyelenggara segera menghapus unggahan tersebut, kejadian itu tetap menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar.
Artikel mengenai Kane memuat pernyataan: “Dengan rekor pencetak golnya yang luar biasa di liga dan piala nasional selama musim 2025-26, Harry Kane telah memenangkan Ballon d'Or dengan gemilang. Di bawah ini, kita akan mengulas beberapa golnya yang paling ikonik dan luar biasa dari musim yang gemilang dengan 61 gol.”
Baca Juga: Harry Kane Kenang Tottenham Hotspur Setelah Raih Ballon d'Or 2026
Bersama Bayern Munich, Kane mencetak 36 gol di Bundesliga musim 2025-2026 dan berhasil meraih Sepatu Emas Eropa.
Jumlah golnya di seluruh kompetisi mencapai 61 gol untuk klub berjuluk raksasa Bavaria tersebut.
Catatan itu membantunya memecahkan sejumlah rekor sekaligus berkontribusi besar terhadap keberhasilan Bayern Munich meraih treble domestik.
Setelah kontroversi tersebut mencuat, panitia penyelenggara memberikan penjelasan mengenai artikel yang telah dipublikasikan.
Mereka menyatakan: “Artikel-artikel tersebut hanyalah artikel yang telah disiapkan sebelumnya untuk kandidat-kandidat yang paling menjanjikan untuk penghargaan Ballon d'Or, untuk memastikan liputan media segera setelah hasilnya diumumkan. Artikel-artikel tersebut tidak mencerminkan hasil atau peringkat akhir.”
Penyelenggara juga meminta presenter Kate Scott memberikan penjelasan mengenai proses penentuan pemenang.
Ia menegaskan: “Tidak ada yang tahu hasil Ballon d'Or. Semua orang bekerja seperti biasa, hanya bagian terpenting yang tetap dirahasiakan.”
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 2Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 3Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 4Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 5Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 6Bakar Mesin di 'Kandang' Prabowo, Manuver Tersembunyi Jokowi Isyaratkan Persiapan PILPRES 2029
- 7PILPRES 2029 Pecah Kongsi! Pengamat Cium Isyarat Jokowi-Prabowo Bukan Lagi Sejalan, Diduga Saling Berhadapan, Alasannya Begini
- 8Kekeringan Landa Cipete, PMI Pinang Salurkan Air Minum Bersih untuk Warga
- 9Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Artikel di Situs Resmi Sempat Picu Dugaan Kebocoran Hasil
- 10Kerugian Jemaah Haji dan Umrah Capai Rp 247,65 Miliar, Kemenhaj Catat 244 Aduan








