Visa Hampir Tuntas, 30 Persen Jamaah Haji Indonesia Sudah Berangkat ke Tanah Suci

Akurat Banten - Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia memastikan bahwa hampir seluruh visa untuk jamaah calon haji reguler tahun 1446 H/2025 M telah berhasil diterbitkan.
Hingga Sabtu pagi (10 Mei 2025), sebanyak 202.654 visa telah resmi dikeluarkan.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Muhammad Zain, dalam konferensi pers daring yang dipantau langsung dari Jakarta.
Baca Juga: WAISAK PARA BINTANG: Dari Roy Kiyoshi hingga Reza Arap, Ini Kisah Spiritual Mereka!
“Hingga pukul 08.00 WIB hari ini, sudah terbit visa jamaah haji kita sebanyak 202.654. Sudah tervisa,” ujar Zain.
Ia menambahkan bahwa saat ini hanya tersisa sekitar 666 jamaah dari kelompok terbang (kloter) terakhir yang masih dalam proses penerbitan visa.
Mereka dijadwalkan berangkat pada tanggal 31 Mei 2025 mendatang.
Kemenag menyatakan bahwa proses penerbitan visa terus berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Mengapa Pedihnya Mata Mengiris Bawang? Ini Rahasia Dibalik Kisah Yang Bikin Kamu Bercucuran Air Mata
Nama-nama jamaah calon haji sudah dikirim ke Konsul Haji di Jeddah, Arab Saudi.
Seluruh proses administrasi visa dilakukan secara digital melalui sistem E-Hajj, sebuah sistem elektronik yang terintegrasi langsung dengan otoritas Arab Saudi.
Hal ini menjadi bagian dari upaya modernisasi layanan haji agar lebih efisien, akurat, dan cepat.
Pada saat yang sama, proses pemberangkatan jamaah ke Tanah Suci juga telah berjalan lancar.
Hingga hari ke-10 pelaksanaan pemberangkatan haji, tercatat sebanyak 158 kloter sudah diberangkatkan dari Indonesia ke Arab Saudi menggunakan tiga maskapai penerbangan.
“Garuda Indonesia sudah menerbangkan 82 kloter dengan total 30.446 orang jamaah,” jelas Zain.
Selain itu, Saudia Airlines telah memberangkatkan 68 kloter yang membawa 28.028 orang, dan Lion Mentari Airlines menerbangkan 7 kloter dengan 2.930 orang jamaah.
Dengan demikian, jumlah jamaah yang sudah tiba di Tanah Suci mencapai 61.404 orang.
Angka ini merepresentasikan sekitar 30,2 persen dari total 203.320 jamaah haji reguler Indonesia tahun ini.
Baca Juga: Kemenag Wajibkan PIHK Sediakan Dokter, Rumah Sakit Rujukan, dan Asuransi Aktif
Pencapaian ini menunjukkan komitmen Kemenag dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari aspek administratif hingga teknis pemberangkatan.
Dengan hampir seluruh visa telah terbit dan proses pemberangkatan yang berjalan sesuai jadwal, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan percaya terhadap sistem yang diterapkan pemerintah.
Di sisi lain, koordinasi antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi juga menunjukkan sinergi yang baik dalam mendukung kelancaran ibadah rukun Islam kelima ini.
Harapannya, seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, aman, dan khusyuk.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal









