Elektabilitas Gibran Cuma 2 Persen, Dedi Mulyadi 19,8 Persen, 'Wacana Duet 2029 Jadi Sorotan'

AKURAT BANTEN – Pembicaraan mengenai peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai mengemuka, termasuk wacana mengenai kemungkinan pasangan antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Perbincangan tersebut salah satunya dipicu hasil survei yang mengukur tingkat keterpilihan sejumlah tokoh untuk bursa calon presiden.
Dalam salah satu simulasi, terdapat perbedaan cukup besar antara perolehan Dedi Mulyadi dan Gibran.
Survei Media Survei Nasional (Median) yang dilakukan pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 mencatat Dedi memperoleh 19,8 persen dalam simulasi pertanyaan terbuka.
Baca Juga: Makin Berat! Wacana Capres Wajib Didukung 2 Fraksi Bisa Bikin Jalan Anies dan Kubu Jokowi Terjal
Sementara Gibran berada di angka 2 persen. Survei itu melibatkan 1.212 responden dengan metode multistage random sampling dan margin of error sekitar 2,76 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Angka tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan Arif Wicaksono, pegiat politik, sosial, dan ekonomi.
Ia menilai perbedaan hasil survei tersebut perlu diperhatikan ketika muncul wacana mengenai kemungkinan Dedi berpasangan dengan Gibran pada Pilpres mendatang.
Arif menyampaikan pandangannya melalui media sosial. Menurut dia, angka elektabilitas yang diperoleh kedua tokoh menunjukkan posisi yang berbeda dalam simulasi calon presiden.
Baca Juga: Capres 2029 Wajib Didukung 2 Partai DPR? Pakar Ungkap Risiko yang Bisa Bikin Geger
Pandangan tersebut kemudian berkembang menjadi perdebatan mengenai siapa yang akan lebih membutuhkan dukungan politik apabila wacana duet tersebut benar-benar dibahas.
Dalam simulasi terbuka yang sama, Prabowo Subianto tercatat memperoleh 32,2 persen, disusul Dedi Mulyadi dengan 19,8 persen dan Anies Baswedan sebesar 19,5 persen. Sementara Gibran berada di angka 2 persen.
Ketika responden diberikan daftar nama dalam simulasi semi-terbuka, perolehan sejumlah tokoh mengalami perubahan.
Dedi berada di angka 20,6 persen, sedangkan Gibran mencapai 2,6 persen. Prabowo tercatat 32,4 persen dan Anies 20,5 persen.
Baca Juga: Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
Namun, angka tersebut merupakan hasil pengukuran pada periode tertentu.
Hasil survei tidak secara otomatis menunjukkan konfigurasi pasangan calon yang akan muncul pada Pilpres 2029.
Selain itu, proses pencalonan masih sangat jauh dan berbagai keputusan politik dapat berubah.
Dedi Mulyadi sendiri belum menyatakan rencana untuk maju dalam Pilpres 2029 maupun membangun pasangan dengan Gibran.
Saat ditanya mengenai isu tersebut, Dedi mengatakan fokusnya saat ini masih menjalankan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat.
Ia menegaskan belum memikirkan agenda politik untuk kontestasi nasional yang masih beberapa tahun lagi.
Dedi juga menyatakan belum terdapat arah politik yang sedang disiapkan terkait kemungkinan berpasangan dengan Gibran.
Sikap tersebut membuat wacana duet Dedi-Gibran hingga kini masih sebatas pembicaraan publik.
Belum terdapat keputusan resmi mengenai siapa saja yang akan maju dalam Pilpres 2029.
Selain itu, hasil survei perlu dibaca sesuai konteks pertanyaan dan waktu pengumpulan data.
Elektabilitas seorang tokoh dapat berbeda ketika responden diminta menyebut nama secara spontan dibandingkan ketika diberikan daftar kandidat.
Dengan demikian, perbandingan angka Dedi dan Gibran dalam survei terbaru menjadi salah satu gambaran mengenai persepsi publik saat penelitian dilakukan, bukan penentu pasangan calon maupun hasil Pilpres 2029.
Baca Juga: Unggahan Bobby Nasution Tuai Kritik Netizen, Dianggap Kampanye Terselubung Capres No 2
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






