'Naga-Naga Akan Saya Lawan!' – Prabowo Gebrak Meja di Kartanegara, Susno Duaji Saksi Kuncinya!

AKURAT BANTEN – Suasana di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara mendadak tegang.
Dalam sebuah pertemuan tertutup yang berlangsung selama lima jam, sang Presiden menunjukkan sisi aslinya yang tegas dan berapi-api saat membahas kedaulatan ekonomi Indonesia yang selama ini digerogoti oleh kekuatan besar.
Mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duaji dan mantan Ketua KPK Abraham Samad menjadi saksi kunci yang melihat langsung bagaimana kemarahan Prabowo meledak saat nama "Naga-Naga" atau para oligarki besar disebut.
Detik-Detik Kemarahan Prabowo: "Saya Tidak Takut Jenderal!"
Abraham Samad mengungkapkan bahwa atmosfer pertemuan berubah drastis ketika pembicaraan masuk ke ranah korupsi sumber daya alam dan mafia tambang yang selama ini tak tersentuh hukum.
Prabowo, yang memegang data akurat mengenai kebocoran kekayaan negara, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya.
"Di situlah Pak Presiden mulai marah. Beliau bilang, 'Saya tidak takut!', sambil (mengisyaratkan) banting meja," tutur Abraham Samad.
Prabowo menegaskan bahwa pangkat Jenderal yang disandangnya bukan untuk melindungi kepentingan kelompok, melainkan untuk membela rakyat.
"Bahkan beliau sebut, 'Saya tangkap naga-naga, akan saya lawan!'. Beliau tegaskan hanya takut kepada Tuhan dan rakyat," tambah Susno Duaji.
Baca Juga: Tembok Rumah Mewah Roboh ke Area SMPN 182 Jakarta, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Ultimatum untuk Aparat: Mundur atau Ditangkap
Susno Duaji menyaksikan bagaimana Presiden secara terang-terangan memberikan peringatan keras kepada aparat penegak hukum, baik dari unsur Polri maupun TNI, yang selama ini menjadi "beking" atau terlibat dalam bisnis ilegal.
Prabowo mensinyalir bahwa keberanian para "Naga" ini karena adanya perlindungan dari oknum jenderal.
"Beliau sudah ingatkan, kalau dia jenderal-jenderal itu, entah polisi entah tentara sekalipun, kalau tidak mundur saya tangkap!" ujar Susno menirukan ketegasan Prabowo.
Presiden bahkan telah mengantongi daftar nama para pemain besar di sektor batu bara, timah, hingga sawit.
Bagi Prabowo, tidak ada kata kompromi bagi siapa pun yang menyengsara rakyat melalui monopoli sumber daya alam.
Konspirasi Serangan Balik Oligarki
Lebih jauh, dalam pertemuan 5 jam tanpa henti tersebut, terungkap sebuah fakta mengejutkan mengenai kondisi ekonomi nasional.
Prabowo mencium adanya upaya "serangan balik" dari para oligarki melalui sabotase ekonomi dan pasar modal sebagai respons atas kebijakan pembersihan yang dilakukan pemerintah.
"Beliau punya intuisi bahwa situasi ekonomi yang sekarang, krisis yang tercipta, itu karena dilakukan oleh orang-orang itu, permainan oligarki yang tidak mau kepentingannya terganggu," jelas para saksi kunci dalam diskusi tersebut.
Sinyal Perubahan Besar dari Kartanegara
Pertemuan ini bukan sekadar diskusi biasa. Dengan mengundang tokoh-tokoh yang dikenal kritis seperti Abraham Samad dan Susno Duaji,
Prabowo ingin menunjukkan bahwa dirinya siap mendengarkan kritik paling tajam sekalipun demi membersihkan negara.
"Beliau sangat serius. Bahkan mempresentasikan data sendiri. Ini adalah sinyal bagi para 'Naga' di luar sana bahwa masa depan Indonesia tidak akan lagi disetir oleh segelintir orang," tutup Susno Duaji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal









