Viral Balap Liar Ramadan di Palopo, Polisi Disorot Bungkam, Warga Tuntut Tindakan Tegas

AKURAT BANTEN – Video dugaan balap liar yang terjadi pada awal Ramadan 2026 di Kota Palopo mendadak viral di media sosial.
Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah pengendara motor memacu kendaraan di jalan umum pada malam hari, memicu kekhawatiran warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
Peristiwa itu menjadi perbincangan hangat setelah diunggah oleh akun media sosial milik warga bernama Kamal Dewi.
Dalam unggahan tersebut, ia menandai pihak kepolisian setempat dan meminta aparat segera bertindak tegas karena aktivitas tersebut dianggap meresahkan masyarakat, terutama di bulan Ramadan.
Baca Juga: WNA China Dikeroyok Usai Tabrak Motor di Palu Mobil Dilempari Batu hingga Harta Raib
Warganet pun ramai memberikan komentar.
Banyak yang menilai aksi balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Mereka berharap kepolisian meningkatkan patroli malam hari agar kejadian serupa tidak terulang.
Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak Polres Palopo terkait video viral tersebut.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Seksi Humas Polres Palopo disebut belum mendapat respons.
Situasi ini membuat publik semakin penasaran mengenai langkah yang akan diambil aparat.
Sebagian warga menilai lambannya klarifikasi membuat spekulasi berkembang di media sosial.
Mereka khawatir informasi yang belum diverifikasi bisa menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Baca Juga: MBG Picu Ledakan Permintaan Mobil dan Motor, BGN Ungkap Dampaknya ke Petani hingga Industri Susu
Fenomena balap liar memang sering muncul saat Ramadan.
Jalanan yang relatif sepi pada malam hari sering dimanfaatkan sekelompok remaja untuk menggelar adu kecepatan.
Selain melanggar hukum, kegiatan tersebut juga membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Pengamat transportasi menyebut perlu pendekatan lebih tegas dan edukatif untuk mengatasi balap liar.
Baca Juga: Polisi Kejar Empat Debt Collector Usai Aksi Dugaan Perampasan Motor di Cengkareng
Penegakan hukum harus dibarengi sosialisasi kepada remaja tentang bahaya aksi tersebut.
Pemerintah daerah juga diminta menyediakan ruang positif seperti arena balap resmi agar minat otomotif anak muda bisa tersalurkan dengan aman.
Sementara itu, masyarakat berharap kepolisian segera memberikan penjelasan dan langkah konkret.
Patroli rutin, razia kendaraan, serta penindakan terhadap pelaku dianggap penting untuk menjaga keamanan lingkungan.
Baca Juga: Infrastruktur Desa Jadi Motor Ekonomi Warga, DPR Tekankan Pembangunan Harus Menyentuh Akar Rumput
Ramadan seharusnya menjadi momen ibadah dan ketenangan bagi masyarakat.
Aktivitas balap liar di jalan umum justru menimbulkan keresahan dan mengancam keselamatan.
Kasus viral di Palopo ini menjadi pengingat bahwa pengawasan di ruang publik harus ditingkatkan, terutama saat momen tertentu seperti bulan puasa.
Kolaborasi antara aparat, orang tua, sekolah, dan komunitas diperlukan agar remaja tidak terlibat aksi berbahaya.
Hingga saat ini, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut.
Warga berharap ada tindakan nyata demi menjaga keamanan jalan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan 2026.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









