Waspada Tsunami Indonesia Bagian Timur, BMKG Sebut karena Efek Gempa di Laut Filipina

AKURAT BANTEN - Pagi ini, wilayah Laut Filipina diguncang gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,4.
BMKG segera merespons dengan mengeluarkan peringatan tsunami waspada bagi wilayah pesisir Kepulauan Talaud dan sekitarnya.
Berdasarkan data BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 7,23° LU, 126,83° BT, tepatnya sekitar 275 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 58 kilometer.
Mekanisme gempa adalah jenis thrust fault (pergerakan naik), yang biasa terjadi di zona subduksi.
Baca Juga: Gempa Dahsyat 7,6 Magnitudo Guncang Filipina, BMKG Peringatkan Sulut dan Papua Berpotensi Tsunami
Getaran gempa terasa cukup signifikan di Tahuna (Kepulauan Sangihe-Talaud) dengan intensitas IV MMI (dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah), sedangkan di Manado terasa ringan dengan skala II MMI.
Tak lama setelah gempa, sensor BMKG mendeteksi gelombang tsunami kecil (minor) di sejumlah titik pesisir Talaud.
Ketinggian yang tercatat bervariasi antara 3,5 hingga 17 sentimeter di lokasi seperti Essang, Beo, Genalo, dan Melong.
Misalnya:
Baca Juga: Ancaman Tsunami dari Gempa Rusia, BNPB Imbau Warga Kosongkan Kawasan Pantai
Essang: ± 17 cm
Beo: ± 7 cm
Genalo: ± 5,5 cm
Melong: ± 3,5 cm
Baca Juga: Gempa Rusia Berpotensi Tsunami Sampai Indonesia, Kok Bisa?
Fenomena ini disebut tsunami minor oleh BMKG artinya gelombangnya relatif kecil dan dalam skala yang tidak mengancam besar, namun tetap harus diwaspadai.
BMKG melalui Direktur Gempabumi & Tsunami, Daryono, meminta masyarakat pesisir di Kepulauan Talaud dan wilayah terdekat untuk waspada dan menjauhi bibir pantai hingga peringatan resmi dinyatakan dicabut.
Pada saat artikel ini ditulis, belum ada laporan signifikan tentang kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
BMKG juga menyebut bahwa hingga pukul 09.14 WIB belum terdeteksi gempa susulan (aftershock) yang besar.
Baca Juga: Gempa Dahsyat 8,7 SR Guncang Kamchatka Rusia, Warga Jepang hingga Hawaii Diimbau Siaga Tsunami
Menjelang siang, peringatan tsunami resmi telah dicabut, seiring verifikasi bahwa tinggi muka laut tidak membahayakan dan situasi relatif aman.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 7Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 8Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






