Tragedi di Stasiun Manggarai, Penumpang KRL Jatuh Berdesakan di Eskalator

AKURAT BANTEN - Eskalator di Stasiun Manggarai, mendadak bergerak turun, dan membuat penumpang jatuh berdesakan. Saat ini, eskalator itu sudah ditutup.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, cukup membuat para penumpang trauma jalan di eskalator.
Awalnya, eskalator itu mati. Sehingga, warga yang hendak ke Bogor dari Stasiun Manggarai menggunakan eskalator itu berjalan kaki.
Baca Juga: Dishub Kota Tangerang akan Perbaiki Seluruh PJU di Jalan HOS Cokroaminoto
Namun, saat banyak penumpang menaiki tangga jalan itu, tiba-tiba saja mesin eskalator hidup dan bergerak turun.
Penumpang yang berdesakan berjalan naik pun dibuat panik, hingga banyak yang jatuh berdesakan.
Menurut akun Instagram @jakut.info, peristiwa itu terjadi pada Rabu 21 Februari 2024, saat lalu lintas penumpang sedang padat.
"Kepanikan di jam pulang kerja ketika eskalator yang mati di stasiun tiba-tiba nyala!," katanya, dikutip Rabu (22/2/2024).
Baca Juga: Jelang HUT Kota Tangerang, Jalan Protokol HOS Cokroaminoto Dibiarkan Gelap Gulita
Dijelaskan, eskalator untuk naik itu merupakan eskalator kembar yang biasa digunakan untuk naik ke Peron 11/12 arah Bogor.
Karena kondisinya yang mati, penumpang terpaksa menggunakan kedua eskalator itu dengan berjalan kaki.
"2 eskalator untuk naik ke peron 11/12 arah Bogor di Stasiun Manggarai awalnya mati, jadi penumpang KRL naik lewat eskalator dengan berjalan kaki," sambungnya.
Namun, saat kedua eskalator itu penuh sesak oleh penumpang, tiba-tiba eskalator yang berada di sebelah kiri bergerak turun.
"Tiba-tiba eskalator sebelah kiri menyala, tapi mengarah turun. Sehingga berlawanan arah dengan penumpang yang sedang berjalan naik ke atas. Banyak penumpang yang teriak sampai ada yang terjatuh," ungkapnya.
Peristiwa ini pun terekam kamera penumpang dan dengan cepat tersebar luas, hingga akhirnya viral di media sosial.
Sementara itu, KAI Commuter @CommuterLine mengatakan, petugas telah diterjunkan ke lokasi dan melakukan pengecekan. Untuk mencegah terulangnya peristiwa itu, eskalator kembar itu ditutup.
"Untuk saat ini eskalator ditutup demi keselamatan pengguna dan kami telah berkoordinasi dengan DJKA (Direktorat Jenderal Perkeretaapian) @perkeretaapian untuk upaya perbaikan," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 220.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 7Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 8Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth







