Dampak Puasa terhadap Sistem Pencernaan dan Cara Tubuh Beradaptasi. Ada Apa Aja? Yuk Simak!

AKURAT BANTEN - Puasa selama Ramadan membuat pola makan berubah dibandingkan hari biasa.
Jika biasanya seseorang makan beberapa kali dalam sehari, saat puasa waktu makan hanya terjadi saat sahur dan berbuka.
Perubahan ini turut memengaruhi cara kerja sistem pencernaan, mulai dari lambung hingga usus.
Meski demikian, jika dilakukan dengan pola makan yang seimbang, puasa justru dapat memberikan manfaat bagi kesehatan pencernaan.
Sistem Pencernaan Memiliki Waktu Beristirahat
Selama berpuasa, tubuh tidak menerima makanan selama beberapa jam. Kondisi ini membuat organ pencernaan seperti lambung dan usus tidak terus-menerus bekerja mencerna makanan.
Waktu jeda tersebut memungkinkan sistem pencernaan bekerja lebih efisien dan tidak terlalu terbebani.
Menurut beberapa sumber kesehatan, jeda makan saat puasa dapat membantu tubuh mengatur kembali ritme pencernaan yang sebelumnya berlangsung sepanjang hari.
Membantu Menjaga Keseimbangan Bakteri Usus
Di dalam saluran pencernaan terdapat mikroorganisme yang berperan penting dalam proses pencernaan makanan dan penyerapan nutrisi.
Pola makan yang disertai periode puasa dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Keseimbangan ini penting untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan.
Pentingnya Pola Makan Saat Sahur dan Berbuka
Walaupun puasa dapat memberikan manfaat bagi sistem pencernaan, hasilnya tetap dipengaruhi oleh pola makan saat sahur dan berbuka.
Mengonsumsi makanan secara berlebihan atau terlalu banyak makanan berlemak dapat memicu gangguan pencernaan seperti kembung atau asam lambung.
Karena itu, dianjurkan untuk memilih makanan bergizi seimbang, makan secara bertahap saat berbuka, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
Puasa dapat memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat dan membantu menjaga keseimbangan proses pencernaan. Namun manfaat tersebut akan lebih optimal jika diimbangi dengan pola makan yang sehat dan teratur selama bulan puasa.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 320.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 7Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 8Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth








