Banten

Simak! Ini Arti May Day Pada Hari Buruh Internasional 1 Mei

Saiful Anwar | 1 Mei 2024, 13:27 WIB
Simak! Ini Arti May Day Pada Hari Buruh Internasional 1 Mei

AKURAT BANTEN - Setiap tanggal 1 Mei, pekerja di seluruh dunia memperingati Hari Buruh atau bisa disebut May Day. Hari peringatan ini dijadikan libur nasional di Indonesia.

Bagi sebagian orang istilah May Day mungkin kurang dimengerti. May Day merupakan hari di mana para buruh mengambil langkah ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah dan pemilik perusahaan.

Peringatan May Day Hari Buruh dilakukan di seluruh dunia untuk menghormati perjuangan pekerja dalam mendapatkan hak-hak yang adil dan perlindungan kerja yang layak.

Baca Juga: Apakah Hari Buruh 1 Mei 2024 Libur? Simak Info Berikut

Lantas, apa arti May Day dalam Hari Buruh Internasional? Simak ulasan lengkapnya.

Arti May Day dalam Hari Buruh Internasional

Istilah May Day sering digunakan dalam peringatan Hari Buruh Internasional setiap 1 Mei. Selain itu, Mayday juga digunakan untuk menyatakan kondisi darurat lainnya, terutama dalam konteks keselamatan penerbangan.

May Day dalam Hari Buruh mempunyai arti mengenang dan menghargai peran penting para pekerja di seluruh dunia. Tanggal 1 Mei merupakan momentum bagi kelompok-kelompok buruh dan berbagai kelompok protes untuk menyuarakan aspirasi dan tuntutan mereka.

Adapun sejarah Hari Buruh berawal pada abad ke 19 di AMerika Serikat. Waktu itu para buruh mulai menuntut waktu kerja yang lebih singkat, gaji lebih baik, dan kondisi kerja yang aman. Pasalnya, pada waktu itu pekerja di AS harus bekerja dalam waktu 19 hingga 20 jam sehari.

Baca Juga: Simak! Ini Syarat Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 67 Tahun 2024, Jangan Sampai Ketinggalan

Pada tanggal 1 Mei 1886, ribuan buruh melakukan demonstrasi di Chicago, AS untuk melakukan berbagai tuntutan salah satunya shift 8 jam kerja dalam sehari. Namu sayangnya, aksi tersebut berakhir dengan kerusuhan yang dikenal sebagai kerusuhan Haymarket.

Pada peristiwa itu, seorang buruh tewas dan beberapa lainnya terluka ketika polisi mencoba membubarkan pengunjuk rasa. Lalu, pada 4 Mei 1886, para pemimpin serikat buruh mengadakan unjuk rasa di Haymarket Square untuk memprotes kebrutalan polisi.

Pada saat itu, sebuah bom dilemparkan oleh seseorang yang hingga kini tidak teridentifikasi sehingga terjadi kerusuhan yang menewaskan tujuh petugas polisi serta empat sampai delapan warga sipil.

Kemudian, pada Agustus 1886, delapan pria yang dituduh sebagai anarkis dan pemicu Kerusuhan Haymarket dijatuhi hukuman berat dalam sebuah persidangan.

Lalu pada 1890, lebih dari 300.000 orang melakukan unjuk rasa pada Hari Buruh di London. Sejak saat itu, tanggal 1 Mei mulai dikenal sebagai Hari Buruh Sedunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.