Jauh dari Pantai, Libur Nataru Wisata Waterboom Mini Cimenteng Jaya Diserbu Pengunjung

AKURAT BANTEN - Jauh dari destinasi wisata pantai, waterboom mini di Desa Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, ini diserbu wisata lokal.
Waterboom mini yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat ini memiliki luas kisaran 1.500 meter persegi.
Selain kolam renang untuk anak-anak berenang, di dalamnya juga terdapat permainan dan usaha kecil menengah (UKM) yang menyediakan berbagai jajanan bagi pengunjung yang datang.
Baca Juga: Hore! Gaji ASN, TNI/Polri, Naik Mulai 1 Januari 2024
Direktur Badan Usaha Milik Desa Cimenteng Jaya, Badriyudin mengatakan, pengelolaan wisata kolam renang mini ini menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat sesuai tujuan BUMDes.
Hal ini dilakukan untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Desa Cimenteng Jaya.
"Dengan adanya wisata ini kami berharap berdampak pada kurangnya angka pengangguran. Dengan begitu, angka kemiskinan juga bisa berkurang," kata Badri, kepada Akurat Banten, Senin (1/1/2024).
Komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat ungkap Badriyudin, adalah point penting dari segala kebijakan yang dikeluarkan pemangku kepentingan.
Salah satunya, pengembangan ekonomi pedesaan yang dialokasikan dari dana desa (DD) yang dikelola BUMDes.
Baca Juga: Link Live Streaming Kora TV: Liverpool Vs Newcastle Nonton Mudah Dan Gratis!
"Dengan usaha yang kami lakukan melalui BUMDes bisa berdmpak positif mengatasi kemiskinan dan pengangguran. Kebanyakan remaja lulusan SMA/SMK urbanisasi ke luar daerah untuk mencari pekerjaan," ungkapnya.
Karena itu, BUMDes Desa Cimenteng Jaya merintis usaha dengan mengelola wisata permainan air seluas 1.500 meter persegi.
"Kami berharap kedepan usaha yang dikelola BUMDes menjadikan desa mandiri, mampu memberdayakan ekonomi masyarakat," tegasnya.
Seorang pengunjung asal Kecamatan Rangkasbitung, Maemunah mengatakan, keberadaan wisata kolam renang di Kabupaten Lebak ini sudah mulai tumbuh, berkembang dengan berbagai fasilitas di dalamnya. Persaingan pada usaha yang sama tidak lagi dapat dihindari.
"Pertama soal pelayanan kepada pengunjung, kedua soal keselamatan yang harus diperhatikan pengelola. Dua hal itu sangat penting, kalau urusan lain itu bisa menyusul sambil terus berbenah," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 3Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 4Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 5MA Kabulkan Gugatan Subhan Palal, Istana Diancam Digeruduk: 'Mending Gibran Pulang ke Solo!'
- 6Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 7Aliansi Mahasiswa Desak Wali Kota Tangsel Copot Sekda Bambang Noertjahjo!
- 8Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 9Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 10Terungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Lewat Sistem LIMS, Ada Apa dengan Listyo Sigit?



