Didalam Pulau Kunti Ada Goa ANTI JOMBLO, Konon Sekali Datang Langsung Dapat Jodoh?

AKURAT BANTEN - Kawasan pulau ini Terdapat sejumlah pulau-pulau yang membentang di sekitaran lokasi Unesco Global Geopark (UGG) Ciletuh – Palabuhanratu Sukabumi. Pulau dengan nama-nama unik di kawasan tersebut menyimpan banyak misteri. Salah satunya Gua Jodoh dan suara ringkihan kuntilanak.
Suara tawa itu tidak setiap saat terdengar. Hanya saat badai atau ketinggian air pasang gelombang di perairan mencapai 4 hingga 5 meter. Gelombang yang menghantam deretan batuan lava di Pulau Kunti menghasilkan gema mirip kuntilanak tertawa.
Meski namanya begitu seram, suara gema mirip kuntilanak tertawa itu sama sekali tidak berkaitan dengan hal mistis atau dunia gaib. Suara ‘kuntilanak’ itu terbentuk secara alamiah. Karena suara tawa itulah masyarakat di Kampung Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi menamai pulau itu dengan nama Pulau Kunti.
Kawasan Pulai Kunti itu sebenarnya berada di semenanjung area Hutan Suaka Margasatwa Cikepuh atau Cagar Alam Cibanteng. Pulau Kunti berupa deretan bekas lava gunung api di masa lampau.
- Baca Juga: Pernah Viral Januari 2023 KARANG KONTOL Melalui Akun Komisi I DPRD Sukabumi, Berada di Kawasan Geopark
- Baca Juga: Pulau Kuntilanak Atau Pulau Kunti? 2024 Dilarang Manusia Berkunjung!
- Baca Juga: Destinasi Wisata Pulau Umang Bagai Bidadari Yang Bersolek di Bibir Pantai, Cocok Untuk Agenda Nataru!
Kawasan Suaka Margasatwa
Kawasan Pulau Kunti ini sebenarnya berada di semenanjung area Hutan Suaka Margasatwa Cikepuh atau Cagar Alam Cibanteng. Pulau Kunti berupa deretan bekas lava gunung api di masa lampau.
Di kawasan Pulau Kunti terdapat ragam habitat unik, mulai dari elang jawa dan rusa. Untuk masuk ke kawasan cagar alam, wisatawan memerlukan izin berupa simaksi atau surat izin masuk kawasan konservasi.
Gua Anti Jomblo
Selain suara kuntilanak tertawa, masih di kawasan Pulau Kunti, terdapat gua yang konon katanya bisa mempercepat mendapatkan tambatan hati. Gua ini disebut cocok bagi mereka yang masih jomblo.
Mitos itu mengalir menjadi sebuah cerita turun temurun, baik dari warga maupun wisatawan, yang disebut pernah masuk ke dalam gua tersebut. Faktanya, gua itu merupakan karya alam, bersumber dari abrasi laut ketika pasang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
- 7Rebut Bonus Triliunan! Kemendagri Guyur Daerah yang Sukses Jalankan Program MBG, Ini Skemanya
- 8Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo








