Hari Pertama Ramp Check di Terminal Pondok Cabe Tangsel, Kemenhub Temukan 8 Bus Tidak Laik Jalan

AKURAT BANTEN - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), menemukan sebanyak 8 bus yang tidak laik jalan saat melakukan ramp check jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2025 di Terminal Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan, Rabu (11/12/2024).
"Terdapat delapan unit yang masih perlu perbaikan, yang kurang-kurang perlu diperbaiki gitu," ujar Pelaksana Subdirektorat Pengawasan BPTJ Kementerian Perhubungan, Irawan.
Baca Juga: Jelang Libur Nataru, Kemenhub Gelar Ramp Check Bus di Terminal Pondok Cabe Tangsel
Ada pun fitur kendaraan yang menjadi perhatian dalam kegiatan ramp check ini, Irawan merinci, mulai dari fitur penerangan, alat penyeka kaca, kelaikan ban, sistem pengereman, palu jendela darurat, sabuk pengaman, klakson hingga ketersediaan kotak P3K.
Irawan menyebut, delapan bus yang dinyatakan tidak lulus uji tersebut, rata-rata tidak memenuhi standar kelaikan pada fitur penerangan, terutama lampu sein atau isyarat.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pangan Jelang Nataru 2025
"Misalkan tidak ada seperti palu pemecah kaca yang kurang, kotak P3K, tidak ada atau lampu seinnya ada yang mati, yang tidak berfungsi," tutur Irawan.
Terhadap kendaraan yang tidak laik jalan tersebut, Irawan mengimbau agar perusahaan otobus itu untuk memperbaiki kendaraannya sebelum digunakan pada momen Nataru.
Baca Juga: Kemenhub Gelar 3 Program Mudik Gratis Nataru 2024-2025, Terdapat 11 Rute Tersedia ...
"Kami melaksanakan kegiatan ramp check atau inspeksi keselamatan dalam rangka itu tadi, kendaraan yang berkeselamatan untuk periode Natal dan tahun baru 2024-2025," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 4Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Terungkap! Alasan Jokowi Gabung PSI Mulai Dibaca Pengamat, Ada Tujuan Besarnya Sinyal Politik untuk Kaesang dan Gibran Menuju 2029
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Data Desil Bermasalah, Warga Garut Meninggal di RSUD Dr. Slamet Tanpa Penanganan
- 9Wayne Rooney Minta Man City Dihukum Berat: “Turunkan Mereka ke Liga Terendah!”
- 10Bukan Cuma Soal Sponsor! Ini 4 Kesalahan Finansial Man City yang Kini Bisa Mengubah Nasib The Citizens









