Banten

Tingkatkan Hidup Layak, Ratusan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel akan Dibedah

Mitha Theana | 30 Januari 2024, 21:37 WIB
Tingkatkan Hidup Layak, Ratusan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel akan Dibedah

AKURAT BANTEN - Puluhan rumah di wilayah Kacamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), masuk kategori tidak layak huni. 

Rencananya, rumah ini akan dibedah agar lebih layak untuk dihuni.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, ada ratusan rumah tidak layak huni yang akan dibedah oleh pemerintah. 

Baca Juga: Hadir di Temu Rakyat Pejuang Lingkungan, Anies Baswedan Sebut Pemerintah Kuno

"Tahun ini di Tangerang Selatan ada 510 unit rumah yang akan diperbaiki, khusus di Serpong Utara sebanyak 70 unit yang dibagi dua tahapan masing-masing 35 rumah," katanya, Selasa (30/1/2024).

Dikatakan, perbaikan rumah itu akan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat dapat hidup lebih nyaman. 

"Harapan saya nanti setelah kegiatan ini berlangsung, maka semua kegiatan ibu bapak bisa ekonominya lancar, ibadahnya, kemudian sekolahnya juga anak-anak kita bisa dilanjutkan lagi, karena listrik juga sudah disiapkan," sambungnya. 

Tidak hanya itu, pemerintah juga akan membangun infrastruktur jalan, drainase hingga pembangunan tangki septik di lingkungan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, Aries Kurniawan mengatakan, program bedah rumah merupakan komitmen Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kesejahteraan warga. 

Baca Juga: Bahas Soal Lingkungan Di Kabupaten Serang, Kata Anis : Pembangunan Harus Menerapkan Keseimbangan

"Terkait bedah rumah ini di Serpong Utara untuk tahap pertama ada 35 unit diperbaiki. Jadi sebelum lebaran, Bapak Ibu bisa menikmati rumahnya sudah layak, dan sudah rapih," sambungnya. 

"Jadi dibedah semuanya, dari pondasi, nanti ada WC nya, jendelanya, jadi semuanya nanti akan direhab total. Kegiatan ini kurang lebih 45 hari, mohon dibantu untuk kegiatan ini ya Bapak Ibu," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.