4 Nelayan di Kabupaten Serang Tewas Tersambar Petir

AKURAT BANTEN - Empat nelayan pencari ikan, di Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, meninggal dunia setelah tersambar petir.
Hal itu dibenarkan Sutikno, Camat Bojonegara saa di konfirmasi Akurat Banten melalui sambungan telpon.
"Benar, Empat orang meninggal, tadi saya dapet infonya jam 10 pas rapat dinas di Kecamatan," kataya kepada Akurat Banten, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (5/2/2023).
Baca Juga: Kemenag Lebak Tuntut Ganti Rugi Bangunan Tempat Ibadah Terendam PSN Bendungan Karian
Ia mengatakan, tidak mengetahui detail kejadiannya namun, kata Sutikno, biasanya, para nelayan berangkat malam dan pulang pagi untuk menjual ikan hasil tangkapannya.
"Biasanya mereka berangkat malem kalau nelayan, pulangnya pagi, kejadian persisnya Bapak juga kurang tau, cuma dapet infonya begitu aja ada yang kesamber petir 4 orang tiga lagi selamat, katanya berangkat 7 orang," jelasnya.
Sutikno mengaku, dirinya tidak mengetahui secara lengkap identitas para nelayan tersebut namun para lurah sudah berangkat kesana.
"Nelayan 4 orang ,3 orang Desa kertasana ,1 orang Desa karang Kepuh, tadi selesai rapat lurah dari dua desa itu langsung kesana, ke lokasi," cetusnya.
Baca Juga: 8 Calon Pengantin di Grobogan Positif HIV, Tetap Lanjut Menikah
Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Serang Sabihis, menerangkan, kejadian tersebut terjadi pada pagi diperkirakan pukul 08.00 WIB.
"Berangkat jam 04:00 wib pagi, kejadian jam 08:00 wib, meninggal empat, ada 7 orang di perahu," ungkapnya.
Saat kejadian itu, lanjut Sabihis, para nelayan yang meninggal itu sedang menebarkan jaring ikan saat kondisi cuaca sedang gerimis.
"Kejadiannya mereka lagi menebar jaring sekitar jam 08:00 Kesambar petir, pagi itu tadi gerimis, yang tiga lagi alhamdulillah sehat, udah dapet ikan sekitar 10 kilo," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!



