Banten

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Era Prabowo Seret Padahal ASN Per September Gajinya Naik, Kenapa?

Aullia Rachma Puteri | 21 September 2025, 05:30 WIB
Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Era Prabowo Seret Padahal ASN Per September Gajinya Naik, Kenapa?

AKURAT BANTEN – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai September 2025.

Kebijakan ini disambut positif karena dianggap dapat meningkatkan daya beli dan kesejahteraan pegawai negeri.

Namun, di tengah euforia kenaikan gaji tersebut, muncul pertanyaan besar: bagaimana dengan nasib para pensiunan PNS?

Hingga kini, kenaikan gaji pensiunan belum terealisasi.

Baca Juga: Waspada Jerat Digital! TASPEN Ingatkan Modus Penipuan yang Mengincar Pensiunan ASN

Kondisi ini menimbulkan kegelisahan, mengingat jumlah pensiunan PNS di Indonesia cukup besar dan banyak di antaranya menggantungkan hidup sepenuhnya pada uang pensiun.

Kementerian Keuangan telah memastikan bahwa ASN aktif menerima kenaikan gaji per September 2025.

Besarannya bervariasi tergantung golongan, masa kerja, dan jabatan.

Misalnya, ASN golongan IIIB dengan masa kerja tertentu bisa mendapatkan kenaikan hingga ratusan ribu rupiah per bulan.

Baca Juga: Hari Ini Pencairan Gaji 13 Pensiunan PNS, Pensiunan Segera Cek Rekening!

Kebijakan ini merupakan bagian dari janji Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan ASN, sekaligus mendorong semangat kerja aparatur negara.

Langkah ini juga dinilai strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Berbeda dengan ASN aktif, para pensiunan PNS masih menunggu kepastian.

Hingga kini, belum ada regulasi resmi yang mengatur penyesuaian kenaikan uang pensiun.

Padahal, dalam skema sebelumnya, biasanya kenaikan gaji ASN diikuti dengan penyesuaian pensiun agar tidak terjadi kesenjangan kesejahteraan.

Sejumlah organisasi pensiunan bahkan menyuarakan aspirasi agar pemerintah segera memperjelas mekanisme kenaikan uang pensiun.

Menurut mereka, kebutuhan hidup terus meningkat, sementara nilai uang pensiun tidak lagi mencukupi untuk menutupi biaya sehari-hari, terutama kebutuhan kesehatan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan uang pensiun belum berjalan secepat kenaikan gaji ASN aktif:

Baca Juga: Gaji ke 13 PNS dan Pensiunan Cair Hari Ini! Berikut Nominal Gaji Berdasarkan Golongan

Pemerintah masih fokus pada alokasi gaji ASN aktif yang jumlahnya mencapai jutaan orang.

Penyesuaian pensiun membutuhkan anggaran tambahan yang besar.

Kementerian Keuangan bersama PT Taspen masih melakukan perhitungan agar skema kenaikan pensiun tidak membebani APBN.

 

Pemerintah menilai kenaikan gaji ASN aktif lebih mendesak karena terkait langsung dengan pelayanan publik.

Baca Juga: Gaji ke-13 Cair Juni 2025, ASN dan Pensiunan Bisa Bernapas Lebih Lega Jelang Tahun Ajaran Baru

Meski belum ada kepastian, sejumlah pejabat pemerintah memberi sinyal bahwa uang pensiun akan ikut disesuaikan.

Hanya saja, prosesnya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan ASN aktif.

Pakar kebijakan publik menilai, bila pensiunan dibiarkan terlalu lama menunggu, bisa memicu ketidakpuasan sosial.

Pasalnya, mereka juga berjasa besar membangun birokrasi dan pemerintahan.

Kenaikan gaji ASN di era Presiden Prabowo menjadi kabar baik bagi jutaan pegawai negeri.

Namun, bagi para pensiunan PNS, kebijakan ini masih menimbulkan tanda tanya. Kenapa kenaikan uang pensiun terasa seret?

Jawabannya terletak pada keterbatasan anggaran, kajian teknis yang belum rampung, serta prioritas kebijakan pemerintah.

Meski demikian, ada harapan bahwa pemerintah tetap akan menyesuaikan uang pensiun, sehingga kesejahteraan pensiunan tidak tertinggal jauh dibandingkan ASN aktif.

Baca Juga: Kabar Baru Pensiunan PNS: Gaji Ke-13 Cair, Skema Pensiun Rp 1 Miliar Mengintai!

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.