Timnas Indonesia Batal ke Amman, Kini Australia Ketar-ketir! Pemain Minta Laga Lawan Yordania Dipindah

AKURAT BANTEN - FIFA Matchday November 2026 menghadirkan drama tak terduga bagi Timnas Yordania. Setelah Timnas Indonesia membatalkan pertandingan persahabatan di Amman karena pertimbangan keamanan, kini Australia juga menghadapi persoalan serupa.
Sejumlah pemain Socceroos dikabarkan keberatan untuk bertanding di wilayah Timur Tengah yang situasinya masih belum kondusif.
Sebelumnya, Australia dijadwalkan menghadapi Qatar di Doha pada 14 November 2026, kemudian melanjutkan perjalanan ke Amman untuk melawan Yordania pada 17 November.
Namun, rencana tersebut mulai dipertanyakan setelah para pemain menyampaikan kekhawatiran mengenai keamanan perjalanan.
Baca Juga: Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas! Portugal Siapkan Scolari untuk Laga Perpisahan CR7?
Melalui asosiasi pemain profesional Australia (PFA), mayoritas pemain meminta Football Australia mempertimbangkan pemindahan lokasi pertandingan atau penjadwalan ulang duel melawan Yordania.
CEO PFA, Beau Busch, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan federasi dan melibatkan pakar keamanan independen untuk mengevaluasi situasi di kawasan tersebut.
Menurutnya, keselamatan pemain harus menjadi prioritas utama. PFA juga menyatakan siap bekerja sama dengan Football Australia untuk mencari solusi terbaik.
Situasi ini membuat pengumuman skuad Australia yang semula dijadwalkan pada Jumat (6/11/2026) harus ditunda hingga akhir pekan.
Baca Juga: Mac Allister Belum Rela Lionel Messi Tinggalkan Argentina, Ada Harapan La Pulga Bakal Comeback?
Ketidakpastian tersebut semakin menambah panjang drama menjelang agenda internasional November.
Indonesia Sudah Lebih Dulu Membatalkan Pertandingan
Sebelum Australia menghadapi persoalan tersebut, Timnas Indonesia sudah lebih dahulu membatalkan pertandingan melawan Yordania.
Duel yang semula dijadwalkan berlangsung pada 13 November 2026 di Stadion Internasional Amman resmi dibatalkan atas permintaan PSSI. Keputusan tersebut diumumkan Federasi Sepak Bola Yordania (JFA) pada Kamis (5/11/2026).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan keselamatan para pemain di tengah situasi keamanan Timur Tengah.
Baca Juga: Langkah Menyentuh Klub Milik Cristiano Ronaldo untuk Keluarga Jesus de Miguel
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, juga mengungkapkan bahwa Indonesia sempat mempertimbangkan pemindahan pertandingan ke Turki. Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan, rencana tersebut akhirnya tidak dilanjutkan.
Sebagai gantinya, BTN sedang menjajaki kemungkinan menghadapi Hong Kong. Namun, hingga Jumat (6/11/2026), belum ada kepastian mengenai kesediaan federasi Hong Kong untuk menerima tawaran tersebut.
Australia Belum Memastikan Perubahan Jadwal
Di tengah ketidakpastian tersebut, tidak semua pemain Australia keberatan melakukan perjalanan ke Yordania. Winger Awer Mabil justru menyatakan kesiapannya apabila mendapatkan panggilan dari pelatih Tony Popovic.
Mabil menilai kesempatan membela negara merupakan kehormatan besar bagi seorang pesepak bola. Ia juga percaya Football Australia akan menyiapkan langkah-langkah keamanan yang diperlukan.
Baca Juga: Sempat Tertinggal 0-2, MU Bangkit dan Hantam Roma! Ini Sinyal Kuat Ruang Ganti Masih Dukung Carrick
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Yordania menegaskan bahwa pertandingan melawan Australia pada 17 November masih dijadwalkan berlangsung di Amman tanpa perubahan.
Artinya, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai pembatalan maupun pemindahan pertandingan tersebut.
Piala Asia 2027 Ikut Terdampak
Situasi keamanan Timur Tengah juga berimbas terhadap agenda sepak bola Asia. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memutuskan menunda Piala Asia 2027 yang semula dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2027 di Arab Saudi.
Berdasarkan pengumuman terbaru, turnamen tersebut direncanakan berlangsung pada 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028, dengan perubahan jadwal masih memerlukan persetujuan FIFA.
Baca Juga: Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
Penundaan tersebut turut mengubah perencanaan sejumlah negara, termasuk Indonesia dan Yordania, yang sebelumnya menjadikan FIFA Matchday November sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen kontinental.
Kini, perhatian tertuju pada keputusan Football Australia dan perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Jika tidak ditemukan solusi, agenda uji coba Australia melawan Yordania berpotensi mengalami perubahan. Namun, untuk sementara, pertandingan tersebut masih tercantum dalam jadwal resmi JFA.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 2Babak Baru Sengkarut Tagihan Tirta Benteng: Pelanggan Bawa Teknisi Ahli, Telanjangi Asumsi Sepihak PDAM
- 3Mahfud MD Sebut Kejahatan Terburuk dalam Sejarah Polri, Nama Listyo Sigit Jadi Sorotan!
- 4Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 5Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 6Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Messi Pensiun, Argentina Tak Berani Berikan Nomor 10 kepada Siapa Pun! Ini Alasan Scaloni
- 9Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 10Messi Pensiun, Argentina Tak Berani Berikan Nomor 10 kepada Siapa Pun! Ini Alasan Scaloni







