KRI Keris-624 Gelar Latihan Tembak di Laut Bali, 4 Senjata Andalan TNI AL Dikerahkan

AKURAT BANTEN - KRI Keris-624, kapal perang milik Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II yang sedang menjalankan kendali operasi (BKO) Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II, menggelar latihan penembakan di perairan Laut Bali, Rabu (28/10).
Latihan tersebut bertujuan untuk mempertajam keterampilan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam mengoperasikan berbagai sistem persenjataan yang dimiliki kapal perang.
Dalam kegiatan ini, personel KRI Keris-624 melakukan latihan menembak dengan menggunakan sejumlah persenjataan, mulai dari meriam 57 mm, meriam 40 mm, meriam 20 mm, hingga senjata ringan M4 kaliber 5,56 mm.
”Pelaksanaan latihan menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, ketepatan, serta kemampuan personel dalam mengawaki persenjataan guna mendukung kesiapan tempur kapal, ” terang Komandan KRI Keris-624, Letkol Laut (P) Romi Iskandar Hasibuan disela latihan.
Baca Juga: Jose Mourinho Punya Strategi Khusus untuk Jude Bellingham, Posisi Nomor 10 Jadi Kunci di Real Madrid
Letkol Laut (P) Romi Iskandar Hasibuan juga menjelaskan bahwa sebelum melaksanakan latihan penembakan, KRI Keris-624 telah menjalankan tugas pengawasan dan pengamanan (Waspam) terhadap kapal perang Australia HMAS Choules yang melintasi perairan Laut Bali.
Pengawasan terhadap kapal perang asing tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab TNI AL untuk memantau aktivitas kapal-kapal asing sekaligus memastikan keamanan wilayah perairan yurisdiksi Indonesia tetap terjaga.
Pelaksanaan pengawasan dan latihan penembakan tersebut menjadi bukti kesiapan operasional KRI Keris-624 dalam menghadapi berbagai penugasan di laut.
Selain menjalankan fungsi pengamanan wilayah perairan, latihan persenjataan secara rutin juga menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan tempur setiap personel kapal perang.
Melalui latihan yang terarah dan berkelanjutan, Koarmada II terus memperkuat profesionalisme prajurit serta meningkatkan kesiapan tempur seluruh unsur kapal perang.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan TNI AL selalu siap menjalankan tugas pengamanan laut sekaligus menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 5Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 6TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 7Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 8Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 9David Moyes Bela Nilai-Nilai Everton Usai Jack Grealish Dicoret dari Skuad, Ada Apa?
- 10Brasil Boyong Vinicius Jr hingga Raphinha ke Singapura, Ini Jadwal Pertandingannya







