Ribuan Ikan Besar di Situ Cangkring Mabuk, Warga berbondong Ambil Ikan hingga Tonan

AKURAT BANTEN - Ikan berukuran besar dan kecil di Situ Cangkring, Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang pada Rabu (9/9/2026) mabuk dan berada diatas permukaan air. Peristiwa itu terjadi saat air situ sedang mengalami surut akibat musim kemarau.
Warga yang mengetahui ikan banyak bergerak ke pinggir situ langsung berdatangan untuk mengambilnya. Tak hanya warga sekitar, sejumlah warga dari luar wilayah juga datang setelah mendapat informasi tersebut.
Abdul Latif Romdoni Sekertaris RW 02 periuk jaya, mengatakan ikan mulai terlihat mabuk sejak malam hari, meski waktu awal kejadiannya berbeda berdasarkan penuturan warga.
"Pagi, sebenarnya dari malam itu sudah mulai mabok, cuma itu versi warga. Versi beberapa warga ada yang sudah mulai mabok, cuma kata versi yang lain belum," katanya.
Dia menyebut sekitar pukul 08.00 WIB ikan mulai terlihat bergerak ke tepian. Namun, tidak semua ikan tersebut mati.
Kata dia, Ikan yang ditemukan mati justru didominasi ikan berukuran besar yang biasa berada di dasar situ Cangkring.
"Di jam 8 pagi atau dari pas pagi itu sudah mulai ada ikan pada ke pinggir, tapi enggak pada mati. Bahkan sampai akhir yang kecil-kecilnya itu enggak pada mati. Yang mati itu hanya ikan-ikan yang besar yang ada di dasar, yang biasa main di dasar Situ Cangkring," ujarnya.
Baca Juga: TNI AL Temukan 240 Kartrid Vape Berisi Etomidate, Modus Pelaku Bikin Geger
Karena air tidak mengeluarkan bau kata dia, warga kemudian mengambil ikan yang berada di tepian.
Latif memperkirakan jumlah ikan mabok di situ Cangkring yang berhasil dibawa warga sudah mencapai hitungan ton.
"Kalau bicara berapa jumlahnya, mungkin sudah masuk tonan ya, bukan kuintalan," katanya.
Menurutnya, saat ini kondisi air di Situ Cangkring memang tengah jauh menyusut diduga akibat musim kemarau panjang tahun ini.
Baca Juga: Bandara Soetta Ditutup, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Rp5,8 Juta, Polisi Turun Tangan
Kata dia, dengan kondisi tersebut warga bahkan bisa turun dan berjalan sampai ke bagian tengah situ dengan kedalaman air sekitar pinggang orang dewasa.
"Dilihat dari kasatmata sama suhu udara, memang panasnya luar biasa, lagi musim panas kemarau dan airnya surut," ucapnya.
Dia juga menduga ikan-ikan yang biasanya berada di dasar naik ke permukaan karena kondisi air yang semakin dangkal dan suhu yang panas.
"Air tuh benar-benar surut karena suhu panas kalau saya bicara ya. Jadi ikan yang biasa main di bawah pada ke atas," katanya.
Lebih lanjut kata dia, Ikan yang diambil warga kemudian sebagian dikonsumsi dan sebagian lainnya dijual.
Baca Juga: 5 Awak Media Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, 3 Kru Kapal Ikut Dicari
Latif mengatakan hasil tangkapan tersebut cukup membantu warga di tengah kondisi ekonomi yang sedang berjalan.
"Dengan adanya ini, warga itu ketolong dari ekonominya. Banyak yang menjualnya atau konsumsi langsung. Jadi ada keberkahan, mungkin berkah Maulid bagi warga sini mengatakan seperti itu," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Begini Alasan Dedi Mulyadi Saat Dicari Prabowo di Rakornas, Lebih Baik di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai
- 2Kasus Korupsi Pesawat Fiktif Rp4,94 Miliar, Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka
- 3150 Guru Besar Kirim Surat Terbuka Desak Gibran Mundur, Bareskrim Bergerak Maraton Cecar Pelapor Kasus Suket Ijazah!
- 4Disaat Kumpul Keluarga Akhir Pekan, Resep Masakan Kepala Ikan Kakap jadi Primadona Keluarga
- 5Prabowo Akhirnya Buka Kartu! Said Didu Cium Perombakan Besar Kabinet Sebelum Akhir Oktober
- 6AC Milan Hancur Lebur di Markas Bournemouth: 4 Pemain Ini Jadi Biang Keladi Pembantaian Rossoneri!
- 7Bayar 'Hutang' 16 Tahun Lalu, Skuad Emas Manchester United Resmi Bentrok Lawan Persija di SUGBK!
- 8SIAP-SIAP BORONG TIKET! Pemerintah Gratiskan PPN Pesawat 100 Persen Buat Libur Nataru, Cek Trik dan Tanggal Mainnya!
- 9Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 10Ade Armando Sentil Sikap Prabowo soal Polemik Gibran, Benarkah Mas Wapres Tak Bisa Disalahkan?










