Demi Hak Pendidikan Anak, Lintas RW di Bukit Nusa Indah Ciputat Bersatu Dukung SMPN 25 Tangsel

AKURAT BANTEN - Rencana pendirian gedung SMPN 25 di dalam area Perumahan Bukit Nusa Indah, Serua, Ciputat, membelah opini masyarakat lokal. Meski sempat menghadapi penolakan dari sekelompok warga di lingkungan RW 16, arus dukungan justru datang dari empat wilayah rukun warga lainnya di kawasan pemukiman tersebut.
Pihak yang menolak mengkhawatirkan munculnya problem lingkungan serta kemacetan arus lalu lintas kendaraan saat jam operasional sekolah.
Sebaliknya, berdasarkan informasi di lapangan menunjukkan sekitar 90 persen dari total penduduk di RW 13, RW 14, RW 15, dan RW 17 sepakat mengawal realisasi fasilitas pendidikan tersebut.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Pemancing Ungkap Detik-detik Kapalnya Dihujani Pasir Hitam
Ketua RW 17, Yanofri, menyayangkan sikap penolakan yang dinilai mengedepankan ego kelompok di atas hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan.
Menurutnya, kebutuhan ruang kelas baru yang representatif dan mudah dijangkau sangat dibutuhkan untuk anak-anak dimasa mendatang.
"Sebagian besar warga di sini (Bukit Nusa Indah) mendukung. Anak-anak kita membutuhkan sekolah yang dekat dari rumah. Kami sangat menyesalkan adanya penolakan itu," tutur Yanofri saat dimintai keterangan, Minggu (6/9/2026).
Baca Juga: Xabi Alonso Akui Chelsea Harus Belajar Usai Kalah dari Arsenal: The Blues Ternyata Belum Matang
Sebagai langkah konkret untuk membendung narasi penolakan, Yanofri mengungkapkan bahwa pengurus dari beberapa RW telah berkoordinasi untuk melakukan aksi damai dalam bentuk pemasangan atribut visual di lingkungan perumahan.
"Kami akan segera memasang spanduk di sepanjang jalan perumahan sebagai simbol dukungan nyata. Ini murni untuk masa depan pendidikan anak-anak kita semua, jadi jangan sampai terjebak ego sektoral," ucapnya.
Suara senada juga datang dari Murni, salah satu wali murid yang tinggal di sekitar lokasi rencana proyek tersebut.
Sebagai orang tua, Ia berharap semua pihak bisa menurunkan ego demi kepentingan umum yang lebih besar untuk fasilitas pendidikan anak-anak kedepannya.
"Jangan hanya melihat dari sudut pandang sendiri. Kami sebagai orang tua murid mendukung penuh pembangunan ini karena jaraknya dekat dan memudahkan anak-anak," kata Murni.
Di sisi lain, warga dari lingkungan RW 14 menyoroti aspek lain yang positif dari proyek infrastruktur ini, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, mengatakan selain memotong jarak tempuh harian siswa, keberadaan sekolah negeri baru di wilayah mereka diyakini bakal menggerakkan roda ekonomi mikro, khususnya bagi para pelaku usaha kecil dan warung-warung milik warga sekitar.
Baca Juga: Haaland Sudah 300 Gol, Messi Masih di Depan! Cuma Selisih 3 Laga, Rekor Ini Bikin Merinding
"Kami menilai pentingnya pembangunan gedung sekolah SMPN 25 di kawasan Perumahan Bukit Nusa Indah. Selain aksesnya dekat, juga dapat memicu pertumbuhan ekonomi warga sekitar," tandasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Begini Alasan Dedi Mulyadi Saat Dicari Prabowo di Rakornas, Lebih Baik di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai
- 2Kasus Korupsi Pesawat Fiktif Rp4,94 Miliar, Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka
- 3150 Guru Besar Kirim Surat Terbuka Desak Gibran Mundur, Bareskrim Bergerak Maraton Cecar Pelapor Kasus Suket Ijazah!
- 4Prabowo Akhirnya Buka Kartu! Said Didu Cium Perombakan Besar Kabinet Sebelum Akhir Oktober
- 5AC Milan Hancur Lebur di Markas Bournemouth: 4 Pemain Ini Jadi Biang Keladi Pembantaian Rossoneri!
- 6Disaat Kumpul Keluarga Akhir Pekan, Resep Masakan Kepala Ikan Kakap jadi Primadona Keluarga
- 7Bayar 'Hutang' 16 Tahun Lalu, Skuad Emas Manchester United Resmi Bentrok Lawan Persija di SUGBK!
- 8SIAP-SIAP BORONG TIKET! Pemerintah Gratiskan PPN Pesawat 100 Persen Buat Libur Nataru, Cek Trik dan Tanggal Mainnya!
- 9Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 10Ade Armando Sentil Sikap Prabowo soal Polemik Gibran, Benarkah Mas Wapres Tak Bisa Disalahkan?










