Banten

Bikin Heboh di Udara! Penumpang AirAsia Diduga BAB di Kursi, Bau Menyengat Ganggu Satu Kabin

Aullia Rachma Puteri | 30 Agustus 2026, 08:07 WIB
Bikin Heboh di Udara! Penumpang AirAsia Diduga BAB di Kursi, Bau Menyengat Ganggu Satu Kabin
PENUMPAN AIRASIA YANG MELAKUKAN HAL JOROK DI DALAM PESAWAT

AKURAT BANTEN – Penerbangan AirAsia dari Kota Kinabalu, Malaysia, menuju Shanghai, China, mendadak diwarnai kejadian yang membuat penumpang tidak nyaman.

Seorang penumpang perempuan diduga buang air besar di area kursinya sehingga menimbulkan bau menyengat di dalam kabin.

Insiden tersebut terjadi dalam penerbangan AirAsia AK1516 pada 18 Agustus 2026.

Pesawat berangkat dari Kota Kinabalu sekitar pukul 22.30 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Shanghai pada dini hari berikutnya.

Baca Juga: Direktur PT WSU Jadi Tersangka, Kejari Kota Tangerang Usut Dugaan Korupsi Kerja Sama Pesawat Rp5,49 Miliar

Gangguan mulai dirasakan ketika pesawat sudah mendekati wilayah Shanghai.

Sekitar 40 menit sebelum pesawat mendarat, aroma tidak sedap disebut mulai menyebar ke sejumlah bagian kabin.

Kondisi tersebut membuat beberapa penumpang yang sedang beristirahat terbangun.

Ruang kabin pesawat yang tertutup membuat bau semakin terasa dan menyebabkan perjalanan menjadi kurang nyaman.

Baca Juga: Nyaris Celaka di Udara: Kronologi Power Bank Meledak dan Berasap di Pesawat Batik Air, Warga Asing Diduga Abaikan Aturan!

Seorang penumpang bernama Zhao kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya.

Menurut dia, seorang perempuan berusia sekitar 40-an tahun menjadi perhatian selama insiden berlangsung. Perempuan tersebut diketahui duduk bersama dua anak.

Sebelum kejadian diketahui, perempuan itu sempat terlihat menuju toilet dengan membawa tas.

Penumpang di sekitarnya awalnya mengira perempuan tersebut sedang mengalami masalah kesehatan, seperti mual atau hendak muntah.

Baca Juga: KKB Diduga Bakar Pesawat AMA di Yahukimo, Pilot Warga AS Tewas

Namun, situasi berubah setelah ditemukan kotoran di sekitar kursi perempuan tersebut dan bagian karpet lorong pesawat.

Temuan itu membuat sejumlah penumpang menduga bahwa perempuan tersebut buang air besar di kursinya.

Keberadaan toilet yang relatif dekat dengan posisi tempat duduk juga menjadi bahan pertanyaan.

Fasilitas toilet pesawat disebut masih dapat digunakan ketika kejadian berlangsung.

Baca Juga: KKB Diduga Bakar Pesawat AMA di Yahukimo, Pilot Warga AS Tewas

Bau yang muncul kemudian menjadi persoalan utama. Sejumlah penumpang mengaku terganggu karena aroma tersebut tidak langsung menghilang meski awak kabin berusaha melakukan penanganan.

Kru pesawat segera mengambil tindakan untuk membersihkan area yang terdampak.

Mereka menggunakan perlengkapan kebersihan, termasuk sarung tangan, tisu, dan handuk.

Pengharum ruangan juga digunakan untuk membantu mengurangi bau.

Baca Juga: Ironis! Uruguay Tersingkir Lebih Cepat, Rencana Pulang Mewah dengan Pesawat Carteran Ikut Gagal

Kendati demikian, upaya tersebut disebut belum sepenuhnya menghilangkan aroma tidak sedap yang telah menyebar di dalam kabin.

Situasi akhirnya berlangsung hingga pesawat tiba di Shanghai.

Para penumpang harus bertahan dengan kondisi tersebut sampai pesawat mendarat di Bandara Internasional Shanghai Pudong.

Pihak AirAsia kemudian membenarkan bahwa terjadi persoalan kebersihan yang tidak biasa dalam penerbangan tersebut.

Baca Juga: Kejari Kota Tangerang Naikkan Status Dugaan Korupsi Sewa Pesawat PT Angkasa Pura Kargo ke Penyidikan

Maskapai menyebut awak kabin telah mengambil langkah penanganan selama penerbangan berlangsung.

Informasi mengenai kejadian itu juga diteruskan kepada petugas di darat.

Setelah pesawat tiba di Shanghai, area yang terdampak kemudian mendapat penanganan lebih lanjut melalui proses pembersihan dan disinfeksi.

AirAsia mengapresiasi kru yang bertugas karena dinilai mampu menghadapi situasi tidak terduga tersebut dengan cepat.

Baca Juga: Heboh di Bali! Buronan Australia Berusaha Kabur, Tertangkap Saat Bersembunyi di Toilet Pesawat

Penanganan dilakukan sambil memastikan penerbangan tetap berjalan sesuai prosedur keselamatan.

Meski insiden tersebut menjadi perhatian, penyebab pasti kejadian belum diketahui secara terbuka.

AirAsia tidak mengungkap kondisi kesehatan penumpang yang diduga terlibat.

Karena itu, dugaan bahwa tindakan tersebut dilakukan dengan sengaja juga belum dapat dipastikan.

Baca Juga: Blind Spot Pertahanan Udara Indonesia Timur Disorot, Ancaman Pesawat Asing Jadi Perhatian

Ada kemungkinan kejadian berkaitan dengan kondisi kesehatan atau keadaan tertentu yang dialami penumpang.

Persoalan semacam ini menjadi tantangan tersendiri bagi awak kabin.

Selain bertanggung jawab terhadap keselamatan penerbangan, kru juga harus siap menghadapi masalah kebersihan maupun kondisi kesehatan penumpang.

Bagi penumpang lain, kejadian tersebut tentu menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan.

Baca Juga: WHO Kejar Jejak Hantavirus hingga Pesawat Penumpang, Puluhan Orang dalam Pengawasan Ketat

Kabin pesawat merupakan ruang tertutup sehingga gangguan bau dapat dengan cepat dirasakan oleh banyak orang.

Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat agar penumpang segera memberi tahu awak kabin apabila mengalami kondisi kesehatan yang membutuhkan bantuan.

Dengan penanganan lebih awal, potensi gangguan terhadap diri sendiri maupun penumpang lain dapat diminimalkan.

Pada akhirnya, penerbangan AK1516 tetap berhasil mencapai Shanghai.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Terjang Bandara Soetta, 40 Penerbangan Terdampak dan 12 Pesawat Dialihkan

Setelah pesawat mendarat, petugas melakukan pembersihan secara menyeluruh terhadap bagian kabin yang terdampak.

Insiden ini pun menjadi salah satu kejadian tak biasa dalam penerbangan AirAsia.

Bagi para penumpang yang berada di dalam pesawat, perjalanan menuju Shanghai kali ini meninggalkan pengalaman yang sulit dilupakan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.