Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Indonesia Tetap Nonblok, Pilih Jadi Tetangga Baik untuk Semua Negara

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap menjalankan politik luar negeri yang berlandaskan prinsip nonblok serta membangun hubungan harmonis dengan seluruh negara di dunia.
Menurut Presiden, sikap tersebut merupakan warisan para pendiri bangsa yang hingga kini masih menjadi pijakan utama Indonesia dalam menyikapi berbagai dinamika geopolitik internasional.
“Kita sadar dan saya juga sudah kumandangkan dari awal saya dilantik, bahwa politik luar negeri Indonesia sekarang adalah ingin menjadi tetangga yang baik. The good neighbor. Our policy is the policy of the good neighbor. We want to be a good neighbor,” kata Presiden.
Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah terus berupaya mempererat hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga melalui pendekatan dialog, kerja sama, dan semangat rekonsiliasi.
“Saya berusaha memperbaiki semua hubungan dengan semua tetangga kita. Saya berusaha untuk rekonsiliasi. Saya berusaha untuk memberi pendekatan,” ucapnya.
Selain itu, Presiden menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk selalu mengedepankan sikap bijaksana, penuh kesabaran, serta tidak mudah terprovokasi dalam menghadapi berbagai persoalan internasional.
Kepala Negara juga menegaskan bahwa kebijakan politik luar negeri yang nonblok membuat Indonesia dapat menjaga hubungan baik dengan seluruh mitra strategis tanpa berpihak kepada kekuatan mana pun.
“Saya kemana-mana saya tegaskan Indonesia, we are neutral. Kita hormati semua kekuatan,” lanjutnya.
Baca Juga: Terungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Ternyata Dipicu Fenomena Lake Mixing
Presiden menilai konsistensi Indonesia dalam menerapkan politik luar negeri tersebut telah meningkatkan kepercayaan masyarakat internasional terhadap Indonesia.
Menurutnya, hal itu terlihat dari semakin terbukanya penerimaan berbagai negara, termasuk munculnya harapan agar Indonesia dapat mengambil peran dalam membuka ruang dialog dan mendorong penyelesaian berbagai persoalan di sejumlah kawasan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan






