TNI AL dan Bank Indonesia Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, KRI Lepu-861 Antar Misi ke Pulau Terluar

AKURAT BANTEN - TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menjalin kolaborasi dengan Bank Indonesia dalam mendukung penguatan kedaulatan negara melalui pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026.
Pelepasan tim tersebut berlangsung di Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai pada Selasa (21/7/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi uang Rupiah layak edar hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terpencil.
Acara tersebut dihadiri oleh Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Dr. Panji Achmad, Pabandya Opssus Ban II Ops Sopsal Letkol Laut (P) Fajar Adha, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi.
Dalam kesempatan itu, Komandan Lanal Dumai membacakan sambutan Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., CHRMP., M.Tr.Opsla.
Baca Juga: Warjok Desak Pemkot Tangerang Tutup Pintu untuk Oligo, Ancam Aksi Jika PSEL Dibuka Lagi
Dalam sambutannya ditegaskan bahwa Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang harus hadir hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).
Kehadiran uang Rupiah layak edar di seluruh penjuru Indonesia menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memperkuat persatuan sekaligus memastikan pemerataan layanan ekonomi bagi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Lepu-861 untuk membawa Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat menuju sejumlah pulau tujuan di Provinsi Riau.
Pengerahan kapal perang itu mencerminkan komitmen TNI AL dalam memastikan distribusi uang Rupiah layak edar dapat menjangkau masyarakat di kawasan kepulauan dengan aman, lancar, dan tepat waktu.
Baca Juga: BABAK BARU! Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Setelah prosesi pelepasan di Mako Lanal Dumai selesai dilaksanakan, Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat bertolak dari Dermaga A Pelindo menuju Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, yang menjadi lokasi pertama pelaksanaan distribusi uang Rupiah layak edar.
Keterlibatan TNI AL dalam misi ini menjadi bukti nyata sinergi antarlembaga untuk memperkuat kehadiran negara sekaligus menjaga stabilitas sistem pembayaran nasional di wilayah kepulauan.
Kegiatan tersebut juga selaras dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI Angkatan Laut terus meningkatkan sinergi bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program strategis nasional.
Langkah ini sekaligus memastikan kehadiran negara di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Begini Alasan Dedi Mulyadi Saat Dicari Prabowo di Rakornas, Lebih Baik di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai
- 2Kasus Korupsi Pesawat Fiktif Rp4,94 Miliar, Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka
- 3150 Guru Besar Kirim Surat Terbuka Desak Gibran Mundur, Bareskrim Bergerak Maraton Cecar Pelapor Kasus Suket Ijazah!
- 4Prabowo Akhirnya Buka Kartu! Said Didu Cium Perombakan Besar Kabinet Sebelum Akhir Oktober
- 5AC Milan Hancur Lebur di Markas Bournemouth: 4 Pemain Ini Jadi Biang Keladi Pembantaian Rossoneri!
- 6Disaat Kumpul Keluarga Akhir Pekan, Resep Masakan Kepala Ikan Kakap jadi Primadona Keluarga
- 7Bayar 'Hutang' 16 Tahun Lalu, Skuad Emas Manchester United Resmi Bentrok Lawan Persija di SUGBK!
- 8SIAP-SIAP BORONG TIKET! Pemerintah Gratiskan PPN Pesawat 100 Persen Buat Libur Nataru, Cek Trik dan Tanggal Mainnya!
- 9Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 10Ade Armando Sentil Sikap Prabowo soal Polemik Gibran, Benarkah Mas Wapres Tak Bisa Disalahkan?








